Setelah Raih 200 Juta Views dan Streams, Mighfar Suganda Siapkan Karya Baru Semesta

Penulis -

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mighfar Suganda. (Foto: IG @mighfarsuganda)

Mighfar Suganda. (Foto: IG @mighfarsuganda)

Javanusa.com—Mighfar Suganda menyiapkan langkah baru dalam perjalanan musiknya lewat lagu Semesta. Karya tersebut hadir setelah sejumlah lagunya mencatat performa kuat di berbagai platform digital.

Penyanyi sekaligus penulis lagu Mighfar Suganda kembali menyiapkan karya terbaru. Kali ini, ia akan memperkenalkan Semesta sebagai lagu fokus dari proyek musik terbarunya.

Karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan Mighfar setelah beberapa lagunya meraih perhatian besar di platform digital. Lagu-lagunya juga disebut telah mengumpulkan lebih dari 200 juta views dan streams.

Perjalanan Musik Mighfar Suganda

Sebelum menyiapkan Semesta, Mighfar Suganda lebih dulu mencuri perhatian lewat sejumlah karya, termasuk Gemuruh Riuh dan Anti Hero.

Anti Hero bahkan masuk dalam jajaran lagu yang viral di sejumlah tangga lagu Indonesia. Pencapaian tersebut ikut memperkuat posisi Mighfar sebagai solois pria yang tengah berkembang di industri musik Tanah Air.

Namanya kemudian ditempatkan dalam deretan penyanyi dan penulis lagu yang memiliki karakter kuat, seperti Tulus, Hindia, Sal Priadi, Pamungkas, dan Fiersa Besari.

Menariknya, Mighfar membangun perjalanan tersebut secara mandiri melalui jalur label independen. Ia kini membuka babak baru setelah menjalin kerja sama dengan FAM (88 Rising music distribution).

Melalui kerja sama tersebut, Mighfar menjadi musisi eksklusif yang akan merilis karya-karyanya melalui FAM. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari rencananya untuk membawa musiknya ke pasar internasional.

Semesta Nirvana Angkat Kisah Kehidupan

Selain lagu Semesta, Mighfar juga menyiapkan mini album bertajuk Semesta Nirvana. Proyek ini membawa cerita yang lebih luas tentang perjalanan manusia dalam menjalani kehidupan.

Mini album tersebut mengangkat berbagai tema, mulai dari keluarga, persahabatan, percintaan, impian hingga pergulatan menghadapi kenyataan.

Mighfar menggambarkan proyek itu sebagai perjalanan emosional manusia. Ceritanya bergerak dari kebahagiaan dan harapan menuju kekecewaan, patah hati, kegagalan, hingga proses menerima kenyataan.

Baca Juga :  Dinda Ghania Buka Babak Baru Musik Lewat What If I’m Never Enough dan LaLaLa Festival 2026

Pada akhirnya, Semesta Nirvana membawa pesan untuk tetap menjalani kehidupan. Pesan itu muncul meski seseorang harus menghadapi berbagai persoalan dan kenyataan pahit dalam perjalanan hidupnya.

Konsep tersebut membuat mini album ini tidak hanya berbicara tentang musik. Mighfar juga menghubungkan kisah di dalamnya dengan perjalanan manusia sebelum meninggalkan dunia menuju kehidupan setelah kematian.

Mini Album Hadir Bersama Novel Semesta

Proyek Semesta Nirvana juga memiliki sisi lain yang cukup menarik. Mighfar Suganda berencana merilis mini album tersebut bersamaan dengan novel pertamanya yang berjudul Semesta.

Novel itu berada di bawah naungan Penerbit Aksara. Penerbit tersebut sebelumnya menerbitkan salah satu novel best seller yang kemudian diadaptasi menjadi film berjudul Nanti Setelah Ibu Tiada.

Kehadiran musik dan novel secara bersamaan membuat Semesta menjadi proyek lintas karya dalam perjalanan kreatif Mighfar. Proyek ini sekaligus memperlihatkan upayanya mengembangkan cerita melalui medium musik dan sastra.

Dengan rangkaian karya tersebut, Mighfar Suganda memasuki fase baru dalam kariernya. Setelah membangun basis pendengar melalui jalur independen, ia kini menatap peluang yang lebih luas bersama tim dan label yang mendukung langkah internasionalnya. (*)

Sumber: IG Podcast Some Story/Release Day!

Berita Terkait

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu
Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu
Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati
AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film
Dodo Rilis Single Layar Kaca, Ceritakan Rindu dan Hubungan Jarak Jauh
Sinopsis Film Serangan Balik di Netflix: Aksi Lukman Sardi Melawan Sindikat Kriminal
Siap Mencekam! Film Dewi Siluman Ular Rilis 12 November 2026, Intip Sinopsis Lengkapnya
BRIE Rilis SIREN, Single Alternative R&B tentang Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru