Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus berupaya meningkatkan edukasi kebencanaan sebagai bagian dari program pengurangan risiko bencana.
Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggelar simulasi kebencanaan yang berlangsung di Lapangan RT 03 RW 02 Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (8/6/2025).
Simulasi kebencanaan ini diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (Unand).
Kegiatan tersebut melibatkan aparat kelurahan, relawan, serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk melatih masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pentingnya simulasi kebencanaan bagi masyarakat. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi kesempatan belajar secara langsung.
“Dengan simulasi seperti ini, warga menjadi lebih siap, lebih tanggap, dan tidak panik jika bencana benar-benar terjadi,” kata Maigus Nasir.
Sekretaris BPBD Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra, menambahkan simulasi ini merupakan bagian dari program penguatan kelurahan tangguh bencana di Kota Padang.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk memahami risiko bencana di wilayahnya dan tahu apa yang harus dilakukan. Simulasi ini pelatihan nyata yang bisa menyelamatkan nyawa,” jelasnya. (*/red)






