Sinkronisasi Jadi Kunci Perencanaan Infrastruktur, Sekdaprov Tekankan Kolaborasi Lintas Daerah

Penulis -

Selasa, 21 April 2026 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menghadiri Forum Perangkat Daerah BMCKTR se-Sumbar di Bukittinggi, Selasa (21/4/2026). (Foto: ADPSB)

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menghadiri Forum Perangkat Daerah BMCKTR se-Sumbar di Bukittinggi, Selasa (21/4/2026). (Foto: ADPSB)

Bukittinggi, Javanusa—Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, menegaskan pentingnya sinkronisasi lintas pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan infrastruktur tahun 2027.

Ia menyampaikan penegasan tersebut saat memberi arahan pada Forum Perangkat Daerah urusan Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) se-Sumbar di Bukittinggi, Selasa (21/4/2026).

Sebagai pengarah kebijakan pembangunan daerah, ia menilai forum perangkat daerah harus dimanfaatkan sebagai ruang strategis. Forum itu berperan memastikan keterpaduan perencanaan antar level pemerintahan berjalan optimal.

“Forum ini harus menjadi ajang untuk menyamakan persepsi dan arah kebijakan, agar pembangunan bidang ke-PU-an tahun 2027 di Sumatera Barat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kolaborasi Antardaerah Perkuat Pembangunan

Arry Yuswandi menjelaskan luasnya kewenangan Pemprov Sumbar, termasuk pengelolaan sekitar 1.600 kilometer ruas jalan provinsi. Karena itu, pemerintah provinsi perlu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Tidak ada pekerjaan yang bisa kita selesaikan sendiri. Sinergi provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

Selain itu, ia mendorong seluruh perangkat daerah menyusun perencanaan yang responsif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Setiap usulan program juga harus memiliki arah yang jelas dan berdampak langsung.

“Silakan sampaikan usulan yang bisa kita koordinasikan bersama untuk pelaksanaan tahun 2027, karena kehadiran pemerintah adalah untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Respons Kebutuhan dan Tantangan Bencana

Sekda mengingatkan tingginya ekspektasi publik terhadap sektor ke-PU-an. Oleh sebab itu, setiap program harus berjalan sesuai ketentuan serta dikawal dengan komunikasi yang baik.

Di sisi lain, pengalaman bencana hidrometeorologi menjadi pelajaran penting. Pemerintah perlu memperkuat koordinasi yang solid dan terintegrasi dalam setiap tahapan pembangunan.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Berakhir, Bupati Tetapkan Masa Transisi Pemulihan
Fokus Program Infrastruktur 2027

Sementara itu, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, menyampaikan fokus pembangunan infrastruktur tahun 2027.

Pemerintah mengarahkan program pada penguatan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program prioritas meliputi rehabilitasi sekolah keagamaan, penyediaan sanitasi dan sekolah rakyat, swasembada air dan pangan, rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana, penguatan infrastruktur logistik, pengelolaan sampah, serta penyediaan pasokan air berkelanjutan.

Forum Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Melalui forum ini, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota semakin kuat.

Dengan demikian, perencanaan pembangunan infrastruktur mampu menjawab tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan.

“Forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program antar perangkat daerah sekaligus menjaring masukan dari para pemangku kepentingan, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri para Kepala Dinas PUPR kabupaten/kota se-Sumbar. Selain itu, hadir perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah Sumbar, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, serta Balai Pengelola Transportasi Darat. (*/adpsb)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB