Sinopsis Film Dukun Magang: Kisah Mahasiswa yang Terjebak Dunia Mistis dan Kuntilanak Hitam

Penulis -

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster Film Dukun Magang. (Foto: Film Indonesia)

Poster Film Dukun Magang. (Foto: Film Indonesia)

Javanusa.com—Film Dukun Magang siap meramaikan bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. Menggabungkan elemen horor, komedi, dan petualangan, film ini menawarkan kisah seorang mahasiswa yang tanpa sengaja terseret ke dunia mistis saat berusaha menyelesaikan skripsinya.

Disutradarai Chiska Doppert, film berdurasi 100 menit ini dapat disaksikan penonton berusia 13 tahun ke atas. Produksi tersebut berada di bawah arahan produser Sahrul Gibran dan Jems Sumartumin.

Mahasiswa Skripsi yang Berakhir Menjadi Murid Dukun

Cerita berfokus pada Raka, karakter yang diperankan Jefan Nathanio. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, Raka tengah menghadapi tekanan akademik dan kesulitan menyelesaikan skripsi.

Situasi berubah ketika ia harus menjalani masa “magang” bersama Mbah Djambrong, seorang dukun legendaris yang menetap di Desa Kalimati. Pengalaman yang awalnya tidak pernah ia bayangkan itu kemudian membawanya ke serangkaian peristiwa tak terduga.

Dalam perjalanannya, Raka ditemani Sekar, mahasiswi cerdas dan pemberani asal Kalimati yang diperankan Hana Saraswati. Sebagai pewaris tradisi keluarganya, Sekar menjadi sosok penting yang memperkenalkan Raka pada kehidupan desa sekaligus dunia mistis yang menyelimutinya.

Teror Kuntilanak Hitam Mengancam Desa Kalimati

Konflik mulai muncul ketika Raka dan Sekar tanpa sengaja membebaskan Kuntilanak Hitam yang telah dikurung selama 12 tahun.

Lepasnya sosok tersebut memicu rangkaian teror yang mengganggu ketenangan Desa Kalimati. Di tengah situasi yang semakin mencekam, Raka harus mempelajari ilmu perdukunan dalam waktu singkat untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Ketegangan demi ketegangan menjadi bagian penting dalam alur cerita. Namun, film ini tidak hanya mengandalkan unsur horor semata.

Perpaduan Horor dan Komedi Jadi Daya Tarik Utama

Keunikan Dukun Magang terletak pada kombinasi suasana menyeramkan dengan humor yang muncul dari pengalaman Raka sebagai dukun pemula.

Baca Juga :  Film Kucing Hitam Siap Tayang 4 Juni 2026, Hadirkan Teror Psikologis dalam Keluarga Kecil

Berbagai kejadian kocak muncul karena keterbatasan pengetahuan Raka dalam memahami dunia perdukunan. Kondisi tersebut menghadirkan keseimbangan antara adegan menegangkan dan momen menghibur sepanjang film.

Pendekatan ini menjadikan Dukun Magang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia yang biasanya berfokus pada teror tanpa sentuhan komedi yang kuat.

Diperkuat Sejumlah Aktor Muda

Selain Jefan Nathanio, Hana Saraswati, dan Adi Sudirja, film ini juga menghadirkan Fajar Nugra yang turut memperkuat jalannya cerita.

Dengan latar tradisi lokal, nuansa mistis desa, serta perjuangan seorang mahasiswa yang terjebak dalam situasi di luar dugaan, Dukun Magang menawarkan pengalaman menonton yang memadukan rasa takut dan tawa dalam satu sajian. (*/red)

Berita Terkait

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu
Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu
Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati
AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film
Dodo Rilis Single Layar Kaca, Ceritakan Rindu dan Hubungan Jarak Jauh
Sinopsis Film Serangan Balik di Netflix: Aksi Lukman Sardi Melawan Sindikat Kriminal
Siap Mencekam! Film Dewi Siluman Ular Rilis 12 November 2026, Intip Sinopsis Lengkapnya
BRIE Rilis SIREN, Single Alternative R&B tentang Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru