Solsel, Javanusa—Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (KI Sumbar) kembali melaksanakan tahapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025.
Kegiatan yang dimulai sejak Selasa (7/10) hingga 16 Oktober 2025 ini sudah memasuki tahap presentasi badan publik.
Sebanyak 128 badan publik dari berbagai kategori, termasuk pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan instansi pendidikan, berkesempatan memaparkan implementasi keterbukaan informasi publik di hadapan tim penilai KI Sumbar.
Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota, presentasi dilakukan langsung oleh kepala daerah. Tahun ini, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) berhasil menembus 10 besar daerah terbaik dan menjadi salah satu kandidat penerima predikat “Kabupaten Informatif 2025”.
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi hadir langsung dalam sesi presentasi di Kantor KI Sumbar. Ia menegaskan keterbukaan informasi publik telah menjadi komitmen utama pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Menurut Yulian Efi, sejak tahun 2022 Pemkab Solok Selatan telah menandatangani Deklarasi Komitmen Bersama Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Deklarasi ini menjadi landasan kuat bagi setiap perangkat daerah untuk meningkatkan layanan informasi publik.
“Kami berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan untuk memperkuat kepercayaan publik,” ujar Yulian Efi.
Dorong OPD Aktif Perbarui Data Informasi
Sebagai tindak lanjut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didorong untuk secara rutin menginput dan memperbarui Daftar Informasi Publik (DIP) setiap tahun. Upaya ini bertujuan agar masyarakat mudah mengakses informasi yang menjadi hak mereka.
“Kami juga menggali dan menambah dokumen informasi dari setiap OPD agar data yang tersedia semakin lengkap dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.
Selain memperkuat regulasi dan sistem informasi, Pemkab Solok Selatan juga memberikan apresiasi kepada OPD dan badan publik terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi. Penghargaan tersebut diserahkan setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Solok Selatan pada bulan Januari.
Langkah ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik serta memperkuat budaya transparansi di lingkungan pemerintah daerah.
Menuju Pemerintahan Informatif dan Akuntabel
Dengan berbagai inisiatif tersebut, Solok Selatan optimistis dapat meraih predikat Kabupaten Informatif 2025 dari KI Sumbar.
Pemerintah daerah berharap, keterbukaan informasi yang semakin baik dapat mempercepat pembangunan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. (*/red)






