Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di SDN 04 Purus, Libatkan Perguruan Tinggi Jepang dan UNP

Penulis -

Selasa, 1 September 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di SDN 04 Purus. (Foto: BPBD Padang)

Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di SDN 04 Purus. (Foto: BPBD Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak usia dini terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Padang.

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar di SDN 04 Purus.

Kegiatan ini hasil kolaborasi antara Kyoto University, Kansai University, Universitas Negeri Padang (UNP), serta didukung oleh BPBD Kota Padang.

Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Materi penyelamatan diri saat gempa bumi dan tsunami disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami peserta didik.

Kepala SDN 04 Purus, Dina Sasmito, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di sekolahnya.

Menurutnya, sosialisasi mitigasi bencana sangat penting mengingat Kota Padang merupakan salah satu daerah yang berpotensi terdampak gempa bumi dan tsunami.

“Kegiatan ini memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi siswa dan guru tentang bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan sehingga budaya sadar bencana dapat tertanam sejak dini di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Junji Kiyono dari Kyoto University menjelaskan pendidikan mitigasi bencana kepada anak-anak merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

Menurutnya, Jepang memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai bencana alam sehingga penting untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik kepada generasi muda di Indonesia.

“Anak-anak memiliki peran penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan. Melalui edukasi yang menyenangkan dan mudah dipahami, mereka dapat mengetahui tindakan yang tepat saat terjadi gempa bumi maupun tsunami,” kata Prof. Junji Kiyono.

Dalam kegiatan tersebut, Kyoto University dan Kansai University juga menghadirkan pendekatan edukasi yang menarik dengan menampilkan tokoh kartun populer Jepang, Doraemon dan Dorami, sebagai media pembelajaran mitigasi dan penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Pasar Murah di Nanggalo Padang Diserbu Warga, Harga Cabai Lebih Terjangkau

Melalui tayangan dan materi visual yang melibatkan kedua karakter tersebut, para siswa diajak memahami langkah-langkah keselamatan secara lebih mudah dan menyenangkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan perguruan tinggi internasional merupakan langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

“Kota Padang berada di kawasan yang memiliki risiko gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, edukasi mitigasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa mampu memahami tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana sehingga dapat mengurangi risiko korban jiwa,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mairul Chandra, Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Padang, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program edukasi kebencanaan di sekolah-sekolah.

Ia menilai kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa yang tanggap dan siap menghadapi situasi darurat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dan mampu menerapkan langkah-langkah mitigasi bencana secara tepat, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan tangguh terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru