Speedboat Patroli KKP Dibakar Oknum Nelayan di Pessel, Polisi Selamatkan 8 Petugas

Penulis -

Jumat, 12 September 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kapal speedboat milik Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan pasca dibakar oknum masyarakat nelayan di Pantai Muara Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti. (Foto: Dok. Polsek)

Kondisi kapal speedboat milik Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan pasca dibakar oknum masyarakat nelayan di Pantai Muara Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti. (Foto: Dok. Polsek)

Pessel, Javanusa— Satu unit kapal speedboat milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dibakar oleh sekelompok nelayan di kawasan Pantai Muara Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 09.15 WIB.

Kapal patroli jenis Spinner Dolphin itu sebelumnya digunakan tim PSDKP dalam patroli hari ketiga untuk menindaklanjuti dugaan penggunaan alat tangkap terlarang oleh nelayan setempat.

Saat kejadian, delapan personel PSDKP berada di kapal dan seluruhnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, menjelaskan Jumat (12/9/2025) pihaknya menerima laporan dari tokoh masyarakat tentang adanya kericuhan terkait kegiatan patroli PSDKP.

“Kami langsung menurunkan personel ke lokasi. Tim berhasil mengevakuasi seluruh petugas PSDKP dan membawa mereka ke Mapolsek untuk diamankan dari potensi tindakan anarkis,” jelasnya.

Menurut AKP Welly, pembakaran speedboat terjadi setelah proses evakuasi selesai. Massa yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penyelamatan diduga membakar kapal yang telah kandas di tepi pantai.

Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki motif dan pelaku pembakaran tersebut, serta menggali keterangan dari saksi di lapangan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB, ketika kapal patroli berupaya menghentikan beberapa kapal nelayan yang diduga menggunakan alat tangkap jenis pukat lampara dasar (mini trawl).

Salah satu kapal berhasil dicegat, dan dua petugas, Pebri dan Harry, sempat melompat ke kapal nelayan untuk menyita alat tangkap yang dilarang.

Namun kapal nelayan melaju ke darat dan dikandaskan di pantai. Akibatnya, kapal patroli PSDKP yang mencoba mendekat juga ikut terdampar karena dorongan arus laut yang kuat.

Baca Juga :  Merawat Jalan Kambang-Muaralabuh: Jalan Pintas Strategis Sumbar Saat Bencana

Situasi memanas ketika warga berdatangan ke lokasi. Meskipun tidak terjadi bentrok fisik, massa menyuarakan protes terhadap kehadiran petugas PSDKP di wilayah mereka.

Untuk mencegah eskalasi, tokoh masyarakat setempat segera melaporkan insiden tersebut ke polisi.

Adapun personel PSDKP yang terlibat dalam patroli dan kini diamankan di Mapolsek yaitu Kapten Hakimi, Pebri, Afdal, Harry, Apri, Andrianto, Memen, dan Reinard.

Pihak kepolisian menegaskan akan memproses kasus ini secara hukum dan mengedepankan pendekatan dialogis agar ketegangan antara petugas pengawasan dan masyarakat nelayan tidak semakin memburuk. (sus)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru