Stok Beras Nasional 27,99 Juta Ton, Mentan Sebut Cukup untuk 11 Bulan

Penulis -

Senin, 9 Maret 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.(Foto: Ist)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.(Foto: Ist)

Jakarta, Javanusa—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 11 bulan ke depan.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian per Maret 2026, total stok beras nasional mencapai 27,99 juta ton. Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 324 hari atau sekitar 10,8 bulan.

“Ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan,” kata Amran di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Stok tersebut terdiri dari cadangan Perum BULOG sebesar 3,76 juta ton, stok masyarakat sekitar 12,50 juta ton, serta standing crop atau padi siap panen sebesar 11,73 juta ton.

Selain ketersediaan stok, produksi beras nasional juga tercatat meningkat pada awal tahun ini. Pada periode Januari–Mei 2026, produksi beras diperkirakan mencapai 16,92 juta ton.

Rata-rata produksi bulanan berada pada kisaran 2,6 juta hingga 5,7 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan konsumsi nasional yang sekitar 2,59 juta ton per bulan.

Peningkatan produksi juga berdampak pada bertambahnya cadangan beras pemerintah yang dikelola BULOG. Saat ini stok BULOG tercatat sekitar 3,7 juta ton dan diperkirakan meningkat hingga 5 juta ton dalam dua bulan ke depan seiring masuknya hasil panen raya di sejumlah daerah.

Antisipasi Potensi Kekeringan

Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena iklim.

Salah satunya melalui program pompanisasi yang telah diterapkan pada 1,2 juta hektare lahan pada tahun sebelumnya. Program tersebut direncanakan diperluas hingga 1 juta hektare tambahan pada tahun ini.

Menurut Amran, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pasokan air irigasi dan mempertahankan produksi pertanian saat musim kering.

Baca Juga :  Anggito Abimanyu Resmi Pimpin LPS, Diharapkan Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

Selain itu, pemerintah juga menyatakan ketersediaan pupuk dalam kondisi mencukupi. Harga pupuk disebut mengalami penurunan sekitar 20 persen dibandingkan sebelumnya.

Optimalisasi lahan rawa yang telah direhabilitasi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga produksi padi, terutama saat pasokan air di daerah lain berkurang. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru