Syarat Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Penulis -

Selasa, 29 September 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)

Para pemain Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)

Javanusa.com—Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil imbang 0-0 melawan Malaysia membuat laga terakhir Grup A menjadi penentu.

Indonesia harus menghadapi Malaysia pada matchday kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026) malam WIB. Laga berlangsung ketat setelah Indonesia kehilangan satu pemain sejak babak pertama.

Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37. Kondisi tersebut membuat Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sisa pertandingan.

Malaysia kemudian meningkatkan tekanan karena unggul jumlah pemain. Namun, Maarten Paes tampil solid di bawah mistar dan menggagalkan sejumlah peluang lawan.

Skor 0-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.

Indonesia dan Malaysia Sama-Sama Mengoleksi 4 Poin

Hasil imbang membuat posisi Indonesia tetap berada di peringkat kedua klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Malaysia menempati posisi teratas dengan jumlah poin yang sama. Indonesia tertinggal dalam selisih gol, yakni 2 berbanding 3.

Karena itu, pertandingan terakhir akan menentukan tim yang finis di puncak Grup A sekaligus merebut tiket ke final.

Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10) malam WIB. Pertandingan kembali berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pada waktu yang sama, Malaysia bertemu Singapura di Stadion Si Jalak Harupat. Kedua pertandingan tersebut menjadi penentu klasemen akhir Grup A.

Indonesia Wajib Menang atas Bangladesh

Kemenangan menjadi hasil yang paling dibutuhkan Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Jika Indonesia mengalahkan Bangladesh, koleksi poin Garuda menjadi tujuh. Namun, hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura tetap ikut menentukan posisi akhir klasemen.

Indonesia juga perlu memperhatikan produktivitas gol. Jika Malaysia menang atas Singapura, kedua tim dapat sama-sama mengoleksi tujuh poin.

Baca Juga :  Menteri PKP Apresiasi OJK Siapkan Kebijakan Permudah Akses KPR Subsidi MBR

Dalam kondisi tersebut, selisih gol dan aturan penentuan peringkat kompetisi akan menjadi faktor penting.

Bagaimana Jika Indonesia Imbang atau Kalah?

Hasil imbang melawan Bangladesh membuat Indonesia mengoleksi lima poin. Skenario tersebut masih dapat membuka peluang lolos jika Malaysia gagal meraih kemenangan atas Singapura.

Sebaliknya, kemenangan Malaysia akan membuat tim tersebut mengumpulkan tujuh poin. Kondisi itu membuat Indonesia tertinggal meski mampu mengakhiri laga melawan Bangladesh dengan hasil imbang.

Sementara itu, kekalahan dari Bangladesh akan membuat Indonesia tetap mengantongi empat poin. Hasil tersebut sangat berisiko mengakhiri peluang Garuda ke final, karena posisi akhir juga bergantung pada laga Malaysia kontra Singapura.

Dengan demikian, pertandingan Indonesia melawan Bangladesh menjadi laga krusial. Garuda membutuhkan hasil maksimal sekaligus harus mencermati hasil pertandingan Malaysia dan Singapura.

Kevin Diks dan rekan-rekannya kini harus mempersiapkan diri menghadapi laga penentuan tersebut. Perolehan poin, selisih gol, serta hasil pertandingan lain akan menentukan nasib Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. (*)

Berita Terkait

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin ke-20
Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang
Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United
Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya
Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8
Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3
Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru