Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Tabligh Akbar dan Tasyakuran Jamaah Haji Kota Padang Tahun 2026 yang digelar Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang di Masjid Al-Hakim, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan, Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar Muhammad Rifki. Kepala Kantor Kemenag Padang Yasril, Kepala Kantor Kemenhaj Padang Zulfahmi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, serta Plt Kepala Bagian Kesra Zul Asfi Lubis.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji Kota Padang yang telah kembali dari Tanah Suci.
Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
Selain itu, ia mendoakan seluruh rangkaian ibadah yang dijalankan selama di Tanah Suci mendapat pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Fadly Amran juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kemenhaj Padang yang telah membantu dan memfasilitasi keberangkatan jamaah haji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenhaj Padang yang telah membantu dan memfasilitasi keberangkatan jamaah haji Kota Padang ke Tanah Suci. Alhamdulillah, jamaah haji telah kembali ke Kota Padang,” ujar Fadly Amran.
Jamaah Haji Diajak Dukung Program Smart Surau
Pada kesempatan itu, Fadly Amran mengajak jamaah haji ikut menyukseskan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.
Ia mengharapkan jamaah haji berperan aktif dalam kepengurusan masjid dan musala di lingkungan masing-masing. Sehingga program tersebut berjalan lebih optimal.
Menurut Fadly Amran, salah satu program Smart Surau ialah Subuh Mubarakah yang mendorong anak-anak di Kota Padang melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid dan musala.
“Melalui Subuh Mubarakah kita telah mendorong ribuan anak-anak di Kota Padang untuk salat Subuh berjamaah di masjid dan musala. Tentunya, hal ini tidak lepas dari keterlibatan pengurus masjid dan musala serta masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Fadly Amran menjelaskan Pemerintah Kota Padang juga meluncurkan program revisi kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA).
Program tersebut menghadirkan pembelajaran 3T, yakni Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz Al-Qur’an. Kegiatan itu dilaksanakan tiga kali setiap pekan bagi pelajar SMP sederajat.
Ia menilai keterlibatan masyarakat, termasuk jamaah haji, sangat penting untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui program-program keagamaan.
“Kita melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, seperti kenakalan remaja dan tawuran. Karena itu, diperlukan peran serta Bapak dan Ibu untuk ikut melihat dan memperhatikan apa yang sedang kita gerakkan bersama, khususnya program-program keagamaan dan pembinaan generasi muda,” tuturnya.
Jamaah Haji Kota Padang Berjumlah 1.084 Orang
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang Zulfahmi menyampaikan sebanyak 1.084 jamaah haji asal Kota Padang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Selain itu, terdapat 13 jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Zulfahmi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dalam pelaksanaan haji tahun 2026 ini, terdapat empat jamaah haji Kota Padang yang meninggal dunia di Arab Saudi. Jamaah yang wafat telah dimakamkan di sana,” ujar Zulfahmi. (*)






