Tabligh Akbar Subuh Mubarokah, Gubernur Mahyeldi Tekankan Peran Wakaf dan Generasi Emas

Penulis -

Minggu, 16 November 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumbar menggelar Tabligh Akbar Subuh Mubarokah bersama para tamu Konferensi Wakaf Internasional di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (16/11/2025). (Foto: ADPSB)

Pemprov Sumbar menggelar Tabligh Akbar Subuh Mubarokah bersama para tamu Konferensi Wakaf Internasional di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (16/11/2025). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Tabligh Akbar Subuh Mubarokah bersama para tamu Konferensi Wakaf Internasional di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT Sumbar ke-80 dan 100 tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor di Sumbar, sehingga suasana Subuh Mubarokah terasa lebih khidmat dan penuh makna.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi kepada Syekh Mahmud Al-Hawari dan para tokoh pesantren yang hadir, khususnya Pimpinan Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal.

Selain itu, Mahyeldi menilai energi dan semangat sang kiai yang sudah berusia 78 tahun itu menjadi teladan bagi generasi muda.

“Inilah orang-orang yang semangatnya luar biasa. Mereka yang akan menguatkan dan meluruskan generasi muda kita,” ujarnya.

Selanjutnya, Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Gontor dan seluruh pesantren di bawah naungan Gontor yang hadir dari berbagai daerah.

Mereka datang ke Sumbar untuk memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Konferensi Wakaf Internasional di Kota Padang, sehingga momentum keagamaan dan intelektual ini semakin kuat.

Generasi Muda Disiapkan Jadi Pemimpin Emas

Mahyeldi turut menyampaikan apresiasi kepada para siswa SMA di Kota Padang yang mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa.

Ia menegaskan generasi muda hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. “Kami sengaja menghadirkan ananda semua agar siap menjadi generasi emas, pengganti para tokoh kita kelak,” katanya.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada kepala sekolah, guru, dan Dinas Pendidikan yang mendampingi siswa dalam kegiatan tersebut.

Mahyeldi menambahkan, kegiatan Subuh Mubarokah merupakan agenda rutin Pemprov Sumbar yang diikuti seluruh ASN, termasuk yang berada di daerah lain melalui sambungan langsung. Hal ini untuk memperkuat tauhid dan kedekatan pegawai negeri dengan nilai-nilai Islam, sehingga etos kerja dan integritas mereka semakin terjaga.

Baca Juga :  Gelar GPM di 104 Kelurahan, Wawako Maigus Nasir Apresiasi BI dan Perum Bulog
Wakaf Jadi Solusi Tantangan Pembangunan

Gubernur kemudian menyinggung jalannya Konferensi Wakaf Internasional yang berlangsung hingga larut malam.

Ia menyampaikan kekagumannya atas antusiasme peserta. Menurutnya, wakaf merupakan salah satu solusi penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan saat ini, terutama di tengah menyempitnya ruang fiskal daerah.

Sebagai ilustrasi, Mahyeldi mencontohkan, apabila 5,8 juta penduduk Sumbar mewakafkan Rp 10.000 per hari, maka dana tersebut dapat menjadi kekuatan besar untuk menjawab berbagai permasalahan pembangunan. “Islam punya solusi. Wakaf adalah salah satu cara untuk menguatkan umat,” tegasnya.

Kebersamaan, Canda, dan Harapan Kolaborasi

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga bergurau seluruh jamaah tampak bertahan hingga acara selesai berkat kehadiran para kiai dan Syekh yang memberikan pencerahan.

“Biasanya banyak yang keluar saat saya ceramah. Tapi pagi ini semuanya bertahan,” ucapnya, yang langsung disambut tawa jamaah.

Lebih lanjut, ia menilai kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan di Sumbar dan Indonesia ke depan.

Menurutnya, potensi umat Islam, termasuk di bidang wakaf, dapat menjadi kekuatan besar untuk memajukan daerah jika terus dikelola secara kolaboratif.

Mahyeldi berharap kolaborasi antara Pemprov Sumbar, pesantren, para ulama, serta seluruh peserta konferensi dapat terus terjaga.

“Mudah-mudahan kebersamaan dan jembatan hati yang kita bangun ini tetap terpelihara untuk meninggikan kalimat Allah dalam kehidupan kita,” tutupnya. (*/adpsb)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru