Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Hari Digerebek, Polisi Bongkar Peralatan PETI

Penulis -

Sabtu, 19 September 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Solsel menertibkan tambang emas ilegal di Sungai Batang Hari dan membongkar peralatan PETI yang ditinggalkan pekerja. (Foto: Polda Sumbar)

Polres Solsel menertibkan tambang emas ilegal di Sungai Batang Hari dan membongkar peralatan PETI yang ditinggalkan pekerja. (Foto: Polda Sumbar)

Solsel, Javanusa—Aktivitas pertambangan emas ilegal tanpa izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), kembali ditertibkan polisi.

Petugas membongkar sejumlah sarana penambangan yang ditinggalkan pekerja di kawasan Timbahan.

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Solok Selatan melakukan penindakan selama empat hari, Selasa hingga Jumat (15–18 September 2026).

Operasi tersebut menyasar aktivitas PETI yang menggunakan metode galian lubang.

Kapolres Solsel AKBP Andreanaldo Ademi mengatakan operasi itu berawal dari laporan masyarakat. Warga mengeluhkan maraknya penambangan emas ilegal di kawasan aliran Sungai Batang Hari.

“Kegiatan penertiban ini kami lakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan maraknya aktivitas tambang emas ilegal dengan cara menggali lubang di aliran Sungai Batang Hari. Selain melanggar hukum, aktivitas ini jelas merusak lingkungan dan ekosistem sungai,” ujar AKBP Andreanaldo Ademi saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).

Polisi Sisir Sejumlah Titik Tambang

Dalam operasi tersebut, personel Resmob menyusuri sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas PETI. Kedatangan polisi membuat sebagian besar pekerja tambang memilih melarikan diri.

Meski para pekerja meninggalkan lokasi, petugas tetap melanjutkan penertiban. Operasi berlangsung aman dan lancar tanpa perlawanan berarti.

Polisi kemudian membongkar berbagai perlengkapan yang ditemukan di area penambangan. Peralatan tersebut meliputi galian lubang, karpet, pipa, dan mesin dompeng.

Langkah itu bertujuan mencegah sarana tersebut kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal.

Selain itu, polisi memasang garis polisi atau police line pada beberapa lubang bekas aktivitas penambangan.

Penindakan ini juga berkaitan dengan dampak lingkungan dari aktivitas PETI. Penggalian di kawasan sungai berpotensi mengganggu kondisi ekosistem serta kelestarian lingkungan sekitar.

Polres Solsel Bidik Pelaku dan Pemodal

AKBP Andreanaldo menegaskan penertiban tambang emas ilegal tidak berhenti pada operasi selama empat hari tersebut. Polres Solok Selatan akan terus memantau aktivitas PETI di wilayah hukumnya.

Baca Juga :  Ingin Lebih Komunikatif, Pj Wako Tunjuk Juru Bicara Pemko Padang

“Kami berkomitmen untuk terus memonitor dan menindak tegas segala bentuk aktivitas PETI demi menjaga kelestarian alam dan keselamatan lingkungan di Solok Selatan. Penegakan hukum ini juga menyasar para pelaku dan pemodal di balik aktivitas ilegal tersebut,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru