Tanah Datar, Javanusa—Kabupaten Tanah Datar masuk sebagai salah satu dari 15 provinsi/kabupaten prioritas nasional pengembangan ekonomi kreatif dalam lima tahun ke depan.
Penetapan itu sejalan dengan pengembangan 17 subsektor kreatif yang kini didorong pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan hal itu saat meresmikan Tanah Datar Ekraf Fest sekaligus launching Tanah Datar Creative Hub di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Minggu malam (23/11/2025).
“Sumatera Barat, termasuk Tanah Datar di dalamnya, menjadi salah satu dari 15 provinsi prioritas nasional dalam pengembangan ekonomi kreatif lima tahun ke depan, sesuai arahan Presiden Prabowo dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional,” ujarnya.
Teuku Riefky menegaskan, pemerintah pusat mendukung penuh penguatan sektor kreatif sebagai salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pengembangan sektor kreatif harus berkelanjutan. Itu tujuan kita dan harapan Presiden,” tuturnya.
Ia menambahkan, kehadirannya bersama jajaran Kementerian Ekraf di Tanah Datar juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Daerah Tanah Datar dalam menggelorakan ekonomi kreatif di Luhak Nan Tuo.
“Kami akan terus mendukung ekonomi kreatif di Tanah Datar dan meningkatkan kolaborasi yang erat antara Kementerian Ekraf dengan Pemerintah Daerah Tanah Datar, untuk mendampingi serta memfasilitasi para pegiat ekonomi kreatif yang sekarang semakin bersemangat, sehingga lebih bangkit dengan akar budaya yang kuat,” ujarnya.
Dorong Kreatif Hub dan Pelaku Ekraf
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Ekraf terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya melalui Tanah Datar Creative Hub.
“Kami selaku Pemerintah Daerah sangat bangga atas kehadiran Menteri Ekraf RI di Kabupaten Tanah Datar. Kami berterima kasih atas peresmian Tanah Datar Creative Hub di Luhak Nan Tuo,” ucapnya.
Menurut Eka Putra, kehadiran Menteri Ekraf RI menjadi motivasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di Tanah Datar untuk terus berkembang.
“Kami sudah berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tanah Datar, salah satunya melalui sektor kreatif. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Tanah Datar, Pemerintah Daerah juga memiliki program Satu Nagari Satu Event agar kearifan lokal di nagari lebih dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Semoga dengan diresmikannya Tanah Datar Creative Hub, roda perekonomian daerah bisa semakin terdorong. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi diharapkan betul-betul mendorong Creative Hub dan pelaku ekonomi kreatif lainnya agar bisa lebih berkembang dan lebih baik lagi,” tuturnya.
Penyerahan HKI kepada Pelaku Ekraf
Dalam rangkaian kegiatan, Menteri Ekraf RI Teuku Riefky Harsya juga menyerahkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada empat pelaku ekonomi kreatif. Masing-masing:
-
- Syafriandi untuk ciptaan musik pengiring tari pasambahan
- Rahmat Syah untuk ciptaan lagu musik berjudul Teman
- Rendy F. Pratama (MT Film) untuk ciptaan film cerita berjudul Piring yang Dirindukan
- Fakhrudoni untuk ciptaan karya fotografi berjudul Fotografi Bunga dan Alam
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari beserta anggota DPRD lainnya, Dandim 0307/TD Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Ketua GOW Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, seluruh kepala OPD, camat se-Kabupaten Tanah Datar, serta tamu undangan lainnya. (*/red)






