Padang, Javanusa—Perselisihan antara Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano berakhir melalui kesepakatan damai. Kedua pihak menandatangani surat perdamaian di Suasso Restaurant, Padang, Senin (10/8) pagi.
Penandatanganan tersebut menjadi langkah bersama untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Kedua pihak juga menyatakan komitmen untuk mengakhiri perselisihan dan menjaga hubungan baik ke depan.
Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano membubuhkan tanda tangan pada surat kesepakatan perdamaian. Sejumlah saksi turut menyaksikan proses tersebut.
Setelah kedua pihak menandatangani dokumen, para saksi kemudian membubuhkan tanda tangan pada surat yang sama. Proses itu menandai selesainya tahapan kesepakatan perdamaian.
Sejumlah pihak hadir dalam proses tersebut. Mereka antara lain Direktur Intelkam Polda Sumbar Kombes Pol. Riki Kurniawan dan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Hadir pula keluarga Bill Irzano, Kabid Kearsipan dan Perpustakaan Pemprov Sumbar, Ketua PWI Sumbar Widya Navis, serta awak media.
Polda Sumbar Apresiasi Proses Perdamaian
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, penandatanganan surat perdamaian merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dibangun kedua pihak sebelumnya.
“Alhamdulillah, seluruhnya sudah ditandatangani. Kami berharap ini menjadi awal yang baik bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Susmelawati, perdamaian tersebut lahir dari niat baik kedua belah pihak. Prosesnya juga berlangsung secara sukarela tanpa paksaan dari pihak mana pun.
Polda Sumbar mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung penyelesaian perselisihan tersebut. Dukungan datang dari keluarga, para saksi, tokoh masyarakat, Ketua PWI Sumbar, hingga awak media.
Diharapkan Pererat Silaturahmi
Susmelawati berharap kesepakatan damai antara Teddy Fanani dan Bill Irzano menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ke depan.
“Semoga langkah baik ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan semakin mempererat silaturahmi serta persaudaraan ke depannya,” tutup Kombes Pol. Susmelawati Rosya. (*)






