Tegaskan Indepedensi, Ketum IJTI: Jurnalis Wajib Laporkan Fakta Bencana, Bukan Citra

Penulis -

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum IJTI Pusat Herik Kurniawan dalam pertemuan di Sekretariat IJTI Pengda Sumbar, Selasa (23/12/2025). (Foto: Ist)

Ketua Umum IJTI Pusat Herik Kurniawan dalam pertemuan di Sekretariat IJTI Pengda Sumbar, Selasa (23/12/2025). (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Di tengah duka yang menyelimuti Sumatera Barat akibat bencana alam, sebuah pertemuan hangat berlangsung di Sekretariat IJTI Pengda Sumbar, Selasa (23/12/2025).

Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat, Herik Kurniawan, hadir bukan sekadar untuk formalitas organisasi, melainkan membawa misi penguatan bagi para “pembawa kabar” yang kini juga menjadi korban.

Mengenakan kemeja lapangan, Herik yang didampingi Korwil Sumatra, Gusti Yanosa, berdiskusi intens dengan para jurnalis lokal.

Ia menegaskan dalam masa tanggap darurat, peran jurnalis bukan sekadar melaporkan kehancuran, melainkan membangun ekosistem informasi yang sehat melalui jurnalisme positif.

“Ini adalah cobaan yang harus kita lalui bersama. Di saat pikiran kita terbagi untuk keselamatan keluarga, kita juga memikul tanggung jawab moral mengabarkan kondisi daerah kepada dunia,” ujar Herik.

Dalam arahannya, Herik menyoroti adanya tekanan atau imbauan dari pihak tertentu yang meminta agar berita buruk tentang bencana disimpan untuk konsumsi pemerintah saja. Dengan tegas, ia menolak paradigma tersebut.

Bagi Herik, keterbukaan informasi adalah kunci penanganan krisis yang efektif. Integritas jurnalis tidak boleh digadaikan demi citra pihak tertentu.

“Jika ada kekurangan dalam penanganan bencana, jurnalis wajib melaporkannya sesuai fakta untuk perbaikan. Bencana bukan hanya urusan pemerintah, melainkan persoalan kemanusiaan yang melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Di era kecepatan informasi, Herik mengingatkan media mainstream harus tetap berdiri tegak sebagai benteng verifikasi.

Meski netizen sangat aktif membagikan visual bencana, kepercayaan publik tetap bertumpu pada kelengkapan data dan akurasi yang dimiliki jurnalis profesional.

“Jurnalis adalah penghubung. Kita menghubungkan jeritan masyarakat dengan kebijakan pemerintah dan langkah para pemangku kepentingan,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Herik memberikan dukungan moral bagi rekan-rekan jurnalis yang terdampak langsung oleh bencana agar tetap bertahan (survive).

Baca Juga :  BPBD Padang Kirim Personel dan Relawan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Solok

Ia berharap semangat profesionalisme ini menjadi bahan bakar untuk mempercepat pemulihan daerah dan menggerakkan kembali roda ekonomi Sumbar.

“Semoga kawan-kawan dikuatkan dalam menjalankan tugas berat ini. Kita berjuang agar kondisi segera kembali normal,” pungkasnya.

Ketua IJTI Sumbar, Defri Mulyadi meyakinkan bahwasanya Jurnalis televisi di Sumbar selalu mengedepankan informasi sesuai dengan fakta di lapangan.

Fakta-fakta tersebut seharusnya menjadi sumber informasi bagi pemangku kebijakan, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, karena kondisi cuaca masih tak menentu.

“Jurnalis adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi lapangan dan ini harus dimanfaatkan pemerintah dalam mengkaji kebutuhan dan langkah strategis apa yang bisa mereka lakukan dalam menangani bencana ini,” terang pria biasa dipanggil imung ini.

Dia juga tak menepis adanya intimidasi yang dihadapi kawan-kawan jurnalis di lapangan saat melaporkan kondisi terkini.

Meski demikian tidak menyurutkan nyali jurnalis untuk tetap profesional melaporkan fakta di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut Koordinator IJTI Wilayah Sumatera, yang dipimpin Gusti Yanosa, memberikan penguatan bagi sejumlah anggota IJTI Pengda Sumbar, dengan menyalurkan sejumlah bantuan untuk rekan-rekan yang terdampak bencana.

“Kami dari Korwil Sumatera, bersama Ketum IJTI Pusat, mengunjungi teman-teman seperjuangan untuk meringankan beban para Jurnalis yang terdampak di Sumbar. Kami juga turut merasakan apa yang kawan-kawan rasakan,” ungkapnya.

Gusti Yanosa yang akrab disapa Ocha ini menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada Jurnalis yang ikut terdampak, baik itu di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari jurnalis televisi di seluruh wilayah Sumatera, dan juga dari berbagai donatur.

Gerakan ini menjadi bukti peran jurnalis tidak hanya sebatas melaporkan berita, tetapi juga hadir memberikan dampak sosial yang nyata di tengah bencana.

Baca Juga :  Dinas PUPR Padang Intensifkan Penambalan Jalan Berlubang, Laporan Warga Langsung Ditindaklanjuti

“Ini adalah bentuk empati kolektif dari kawan-kawan jurnalis. Meski sehari-hari bertugas melakukan peliputan di lapangan, mereka tetap menyisihkan tenaga dan materi untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Ocha.

Dengan secercah harapan yang kami bawa ini, semoga bisa meringankan beban kawan-kawan, dan silahturahmi kita di Sumatera tetap hangat dan terjaga dengan baik. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB