Tekan Resiko Kecelakaan, KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar Duku–Lubuk Alung

Penulis -

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PT KAI Divre II Sumbar menutup perlintasan liar Duku–Lubuk Alung. (Foto: PT KAI Divre II Sumbar)

Petugas PT KAI Divre II Sumbar menutup perlintasan liar Duku–Lubuk Alung. (Foto: PT KAI Divre II Sumbar)

Padang, Javanusa—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menutup perlintasan liar di jalur kereta api kawasan Duku–Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan di lintasan kereta api.

Penutupan berlangsung di perlintasan tidak resmi Km 38+9/0 petak jalan Duku–Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung.

Kegiatan itu melibatkan Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, PT Jasa Raharja Sumbar, Babinsa Koramil Lubuk Alung, pemerintah nagari, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan perlintasan liar memiliki potensi bahaya tinggi karena tidak dilengkapi perangkat keselamatan dan tidak berada dalam pengawasan resmi.

“Perlintasan yang tidak memenuhi standar keselamatan harus ditata bersama pemerintah dan instansi terkait. Penutupan ini untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keamanan perjalanan kereta api,” kata Reza.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang peningkatan keselamatan perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan.

Perlintasan yang ditutup memiliki lebar sekitar dua meter. Selama ini, warga menggunakan jalur tersebut untuk melintas dengan berjalan kaki. Namun, lokasi itu berada tepat di jalur aktif kereta api tanpa fasilitas pengamanan memadai.

KAI Intensifkan Mitigasi dan Edukasi Keselamatan

Reza menuturkan, penutupan akses liar menjadi bagian dari langkah mitigasi risiko pada sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.

Sepanjang 2025 hingga April 2026, KAI bersama para pemangku kepentingan telah menutup 21 perlintasan liar di Sumatera Barat.

Selain melakukan penataan jalur, KAI Divre II Sumbar juga menggencarkan edukasi keselamatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wawako Padang: Program MBG Sudah Jangkau 10 Ribu Penerima, Target 280 Ribu

Selama 2026, sosialisasi keselamatan dilakukan di 21 titik perlintasan dan dua sekolah. KAI turut memasang berbagai media imbauan di sejumlah lokasi strategis.

Menurut Reza, keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

“Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara tiba-tiba. Karena itu, masyarakat harus disiplin dan hanya melintas di jalur resmi yang telah memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.

Warga Diminta Tidak Membuka Akses Baru

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan warga agar tidak kembali membuka akses liar maupun menggunakan jalur tidak resmi di sekitar rel.

Langkah itu penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat mematuhi rambu serta menggunakan perlintasan resmi demi mencegah kecelakaan,” tutup Reza. (*/red)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru