Terbukti Main Judi Online, Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan

Penulis -

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Andi Amran Sulaiman (kiri) bersama Irjen Kementan. (Foto Ditjen PKH Kementan)

Mentan Andi Amran Sulaiman (kiri) bersama Irjen Kementan. (Foto Ditjen PKH Kementan)

Jakarta, Javanusa—Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) yang terbukti terlibat judi online.

Keputusan itu diambil setelah laporan mengenai pelanggaran disiplin tersebut ditelusuri dan diverifikasi.

Amran menegaskan tidak ada toleransi bagi aparatur yang mengulangi pelanggaran, terutama tindakan yang mencederai integritas sebagai pelayan masyarakat.

“13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua,” tegas Amran usai memimpin rapat di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (31/8).

Pencopotan Bersifat Permanen

Mentan Amran memastikan 13 pegawai tersebut tidak akan kembali menduduki jabatan sebelumnya. Ia juga meminta Inspektur Jenderal dan Sekretaris Jenderal Kementan segera menyiapkan pengganti.

Langkah itu dilakukan agar roda organisasi dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa terganggu.

“Yang jelas dicopot permanen, diganti, titik,” ujar Mentan Amran.

Menurut Amran, keputusan tersebut bukan langkah mendadak. Kementan sebelumnya telah memberikan pembinaan dan peringatan kepada pegawai yang melakukan pelanggaran disiplin.

Namun, tindakan serupa kembali terjadi sehingga pemerintah memilih mengambil langkah yang lebih keras.

“Dulu pernah ada kecil-kecil, kami beri peringatan. Kami mencoba pembinaan, memberi peringatan. Ternyata berulang. Ah, lebih baik ini diberhentikan, dicopot sekalian,” tegasnya.

Peringatan Bagi ASN Kementan

Amran menekankan pembinaan tidak berarti memberikan ruang bagi pegawai untuk terus mengulangi kesalahan. Setiap aparatur, menurutnya, harus memahami konsekuensi dari pelanggaran disiplin.

Ia bahkan membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi lebih berat terhadap pegawai yang kembali melakukan pelanggaran.

“Kami sudah beri tahu ke depan tidak menutup kemungkinan saya berhentikan. Saya ulangi, kalau mengulangi, peluangnya sangat besar saya berhentikan,” kata Amran.

Ia mengingatkan bahwa ASN memiliki posisi sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, perilaku pegawai, baik saat menjalankan tugas maupun di luar kedinasan, harus tetap mencerminkan integritas.

Baca Juga :  Tim Satgas Monitoring TKD Tambahan, Pemerintah Pusat Sebut Kota Padang Jadi Percontohan Pemulihan Pascabencana

“Ini tidak boleh, ini melanggar, kita sebagai umat beragama, kita sebagai anak bangsa, apalagi kita PNS, kita ini pelayan, itu tidak boleh. Enggak boleh memberi contoh yang tidak baik,” ujarnya.

Ketegasan Bentuk Kepedulian

Di balik keputusan mencopot 13 pegawai Kementan tersebut, Amran menyebut ketegasan sebagai bagian dari tanggung jawab seorang pimpinan.

Ia mengaku tidak ingin bawahannya terus melakukan tindakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun keluarganya.

“Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya daripada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka,” ungkap Amran.

Menurut Amran, seorang pimpinan tidak hanya bertugas membagikan pekerjaan. Pimpinan juga memiliki tanggung jawab membina bawahannya agar menjadi pribadi dan aparatur yang lebih baik.

“Saya sebagai bapaknya mereka-mereka, saya harus bina ke jalan yang baik. Bina mereka supaya dia menjadi manusia yang baik, pelayan yang baik, pegawai teladan, ASN teladan. Jadi saya wajib membinanya,” ujar Amran.

Ke depan, Kementerian Pertanian akan tetap mengedepankan pembinaan bagi pegawai. Namun, Amran memastikan pelanggaran yang terus berulang akan mendapat tindakan tegas sesuai ketentuan.

Melalui langkah tersebut, ia ingin seluruh ASN Kementan memahami bahwa status sebagai aparatur negara membawa tanggung jawab besar untuk menjaga disiplin, integritas, dan kepercayaan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB