Tanah Datar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan dari RSUP M Djamil Padang dan PT Hutama Karya.
Bantuan ini disalurkan untuk warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak.
Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang masih bertahan di pengungsian.
“Kami mewakili Bupati dan seluruh masyarakat Tanah Datar mengucapkan terima kasih. Kok kurang laweh tapak tangan, jo nyiru kami tampuang,” ujar Ahmad Fadly, Sabtu (20/12/2025).
Ahmad Fadly menjelaskan, bantuan yang diterima mencakup layanan kesehatan, obat-obatan, serta fasilitas pendukung pengungsian. Menurutnya, kebutuhan kesehatan menjadi prioritas utama pascabencana.
Ia menegaskan bantuan korban banjir Tanah Datar ini akan segera didistribusikan secara merata. Pemerintah daerah juga memastikan bantuan tepat sasaran.
“Saat ini warga sangat membutuhkan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, MCK, dan fasilitas pendukung lainnya,” kata dia.
RSUP M Djamil Kirim Tim Medis ke Lokasi Pengungsian
Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk empati terhadap korban bencana. RSUP M Djamil mengerahkan tim medis untuk memberikan layanan langsung di lapangan.
“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyalurkan obat-obatan bagi warga di pengungsian,” ujar Dovy.
Ia menegaskan RSUP M Djamil siap mendukung pemerintah daerah selama masa tanggap darurat. Fokus utama adalah mencegah penyakit pascabencana.
PT Hutama Karya Serahkan Starlink dan Toilet Portabel
PT Hutama Karya turut menyerahkan bantuan berupa telepon satelit Starlink dan toilet portabel.
Fasilitas ini bertujuan memperkuat komunikasi dan sanitasi di lokasi pengungsian.
Perwakilan PT Hutama Karya, Surtati, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
“Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat di pengungsian,” ujarnya.
Pemkab Tanah Datar memastikan seluruh bantuan korban banjir Tanah Datar akan dikoordinasikan melalui posko utama. Distribusi dilakukan bersama relawan dan aparat setempat.
Pemkab juga membuka ruang kolaborasi bagi pihak swasta dan lembaga kemanusiaan. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana. (*/red)






