Tiga Alat Berat Dikerahkan, Normalisasi Sungai di Lubuk Kilangan Dikebut Pascahujan Lebat

Penulis -

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua alat berat terlihat bekerja melakukan normalisasi sungai yang terdampak hujan lebat di Kecamatan Lubuk Kilangan. (Foto: Ist)

Dua alat berat terlihat bekerja melakukan normalisasi sungai yang terdampak hujan lebat di Kecamatan Lubuk Kilangan. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Hujan lebat yang melanda Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, memicu kerusakan sejumlah infrastruktur dan mengganggu jaringan irigasi masyarakat.

Dampak hujan terlihat di beberapa titik, mulai dari robohnya bangunan lokal bekas SDN 19 Baringin hingga pendangkalan sungai dan kerusakan jaringan irigasi.

Kerusakan tersebut terjadi di kawasan Batu Gadang, Lubuk Sarik Padang Besi, Baringin, dan Tarantang. Jaringan irigasi di wilayah itu selama ini menopang aktivitas persawahan dan perikanan masyarakat.

Pemerintah Kerahkan Alat Berat

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan bersama pemerintah kelurahan segera berkoordinasi dengan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang.

Koordinasi itu menghasilkan pengerahan alat berat untuk mempercepat normalisasi aliran sungai yang terdampak hujan lebat.

PSDA Provinsi Sumatera Barat menurunkan dua unit alat berat. Sementara itu, Dinas PU Kota Padang mengerahkan satu unit alat berat tambahan.

Alat tersebut digunakan untuk mengeruk sedimentasi, memperlancar kembali aliran sungai, serta membantu pemulihan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, mengatakan penanganan dampak hujan lebat melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting agar proses normalisasi sungai dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kami bersama RT, RW, LPM serta tokoh masyarakat terus berkoordinasi dan bergotong royong dalam mengawal upaya penanganan dampak hujan lebat ini. Sinergi antara masyarakat, Pemerintah Kota Padang, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat penting agar normalisasi sungai dapat segera terlaksana dan fungsi irigasi untuk sawah maupun perikanan masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Nurul Widya Siska Usman.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gerakkan Semua Sekolah Lawan Sampah

Ia menjelaskan, normalisasi sungai tidak hanya bertujuan memulihkan aliran air. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko banjir di kawasan Lubuk Kilangan.

Selain itu, perbaikan aliran sungai dan irigasi diharapkan dapat mencegah kerusakan yang lebih luas pada masa mendatang.

Jaga Aktivitas Pertanian dan Perikanan

Bagi masyarakat setempat, keberadaan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menopang kegiatan ekonomi, khususnya sektor pertanian dan perikanan.

Karena itu, pemulihan infrastruktur pascahujan menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas warga tidak terganggu dalam waktu lama.

Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan berharap proses normalisasi sungai segera rampung. Dengan demikian, aliran air kembali lancar dan jaringan irigasi dapat berfungsi secara optimal.

Pemerintah juga berharap langkah tersebut dapat menciptakan kondisi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah terdampak. (*)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB