Tiga Nagari Bentuk Brigade Pangan di Kecamatan Batang Kapas

Penulis -

Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi PME Kecamatan Batang Kapas, Raja Ratman, SE saat menghadiri kegiatan pembentukan Brigade Pangan (BP) di salah satu nagari tersebut. (Foto: Dok. Kecamatan Batang Kapas)

Kasi PME Kecamatan Batang Kapas, Raja Ratman, SE saat menghadiri kegiatan pembentukan Brigade Pangan (BP) di salah satu nagari tersebut. (Foto: Dok. Kecamatan Batang Kapas)

Pessel, Javanusa—Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal terus digalakkan oleh Pemerintah Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Salah satunya melalui pembentukan Brigade Pangan (BP) yang melibatkan tiga nagari sekaligus.

Kegiatan pembentukan BP ini digelar Rabu (1/10/2025) di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Batang Kapas. Hadir mewakili Camat Batang Kapas, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi (PME), Raja Ratman, SE.

Raja Ratman menyebut, Brigade Pangan merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan dan kemandirian pangan di tingkat nagari. Program ini tidak hanya menjadi kebijakan formal pemerintah, namun harus menjadi gerakan kolektif masyarakat.

“Brigade Pangan ini dibentuk sebagai wadah koordinasi dan aksi nyata antar nagari untuk menjaga ketahanan pangan. Ini bukan sekadar proyek, tetapi gerakan bersama menuju kemandirian,” ujar Raja Ratman.

Tiga nagari yang ditetapkan sebagai lokasi awal pembentukan BP adalah Nagari Taluk Tigo Sakato, Nagari Taluk, dan Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie. Ketiganya dinilai memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mendukung untuk penguatan sektor pangan lokal.

Menanggapi hal tersebut, Camat Batang Kapas, Legiandru menegaskan pentingnya peran nagari dalam menghadapi ancaman krisis pangan global. Menurutnya, penguatan dari akar rumput menjadi kunci utama.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan pusat atau provinsi. Justru nagari adalah ujung tombaknya. Dengan Brigade Pangan, kami berharap masyarakat punya cadangan pangan sendiri dan kemampuan bertahan terhadap gejolak ekonomi atau distribusi,” ujar Legiandru.

Ia menambahkan, BP juga akan mendorong kolaborasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, penyuluh, hingga lembaga lokal lainnya dalam pengelolaan produksi, distribusi, dan edukasi pangan. Program ini selaras dengan kebijakan nasional soal ketahanan pangan berbasis wilayah.

Baca Juga :  Pemasangan Girder Interchange Lubuk Alung, Tol Padang–Sicincin Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di KM 18+998

Selain fokus pada peningkatan produksi, Brigade Pangan juga menyasar diversifikasi pangan lokal, pengolahan hasil pertanian, hingga penguatan kelembagaan petani. Tujuannya, menjadikan ketahanan pangan sebagai gerakan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat.

“Program ini tidak berhenti di pembentukan. Kami akan terus melakukan pembinaan, evaluasi, dan pendampingan. Harapannya, setiap nagari ke depan bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” tegas Camat.

Melalui program ini, Kecamatan Batang Kapas berharap dapat menjadi percontohan penguatan ketahanan pangan lokal yang bisa direplikasi di nagari lain.

Gerakan ini diharapkan menjadi awal perubahan cara pandang masyarakat terhadap pentingnya kemandirian pangan dari desa, untuk desa. (yoniks)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB