Tim Korea Selatan Kaji Potensi Gas Metan TPA Aia Dingin untuk Pembangkit Listrik

Penulis -

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—Potensi gas metan dari tumpukan sampah di TPA Aia Dingin, Padang, mulai dilirik untuk menghasilkan energi listrik. Tim Korea Selatan turun langsung ke lokasi untuk menilai potensi tersebut.

Chief Representative KEITI Indonesia Kang Min Soo bersama delegasi Lingkungan Hidup Korea Selatan dan Konsulat Perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Sumatera mengunjungi TPA Aia Dingin, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan melihat kondisi lapangan dan mengidentifikasi potensi gas metan dari sel sampah yang sudah tidak aktif.

Gas metan yang dihasilkan dari proses penguraian sampah nantinya berpeluang dimanfaatkan sebagai sumber energi. Rencana awalnya, energi tersebut dikembangkan menjadi pembangkit listrik dan disalurkan ke PLN.

Kepala UPTD TPA dan IPLT Air Dingin, Syahrial, mengatakan kerja sama pengolahan limbah menjadi energi itu masih berada dalam tahap kajian teknis.

“Pada hari ini kita dikunjungi tim dari Korea Selatan yang rencananya akan melaksanakan pembangunan pemanfaatan gas metan di TPA Air Dingin ini,” kata Syahrial.

Menurut dia, tim Korea Selatan meninjau langsung sejumlah sel sampah yang sudah tidak beroperasi. Area tersebut menjadi bagian penting dalam kajian pemanfaatan gas metan.

Potensi Gas Metan Jadi Energi Listrik

Syahrial menjelaskan, kajian tersebut membuka peluang pemanfaatan sampah lama sebagai sumber energi terbarukan.

“Tim datang untuk memantau langsung sel-sel yang sudah tidak aktif lagi dan akan dimanfaatkan sebagai gas metan,” ujarnya.

Ia menyebut tim Korea Selatan melihat potensi gas metan di TPA Aia Dingin cukup besar untuk dikembangkan.

“Menurut tim dari Korea Selatan, potensi kita di sini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gas metan yang bisa dijadikan pembangkit tenaga listrik,” tutur Syahrial.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan jadwal pelaksanaan proyek tersebut. Pihak Korea Selatan masih melakukan kajian teknis sebelum menentukan tahapan berikutnya.

Baca Juga :  Polda Sumbar Ungkap 5 Kasus BBM Bersubsidi, 7 Tersangka dan 12.508 Liter Bio Solar Disita
TPA Aia Dingin Tampung 600-700 Ton Sampah per Hari

Saat ini, TPA Aia Dingin menerima sekitar 600 hingga 700 ton sampah setiap hari. Namun, pengolahan sampah di lokasi tersebut baru mencakup sebagian kecil dari total sampah yang masuk.

Sebagian sampah organik dimanfaatkan untuk pembuatan kompos. Ada pula pengolahan sampah tertentu yang digunakan sebagai bahan pakan ternak.

Karena itu, UPTD TPA Aia Dingin membuka peluang kerja sama dengan investor. Pengelola berharap investasi dapat mendorong pengolahan dan pemanfaatan sampah secara lebih optimal.

Pengembangan gas metan menjadi listrik dinilai dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan sampah sekaligus mendukung pengelolaan TPA yang lebih produktif. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru