Tim Penyusunan Proposal Rekacipta Ekowisata Puncak Pato Audiensi dengan Pjs Bupati Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi menerima audiensi Penyusunan Proposal Rekacipta Ekowisata Puncak Pato. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi menerima audiensi Penyusunan Proposal Rekacipta Ekowisata Puncak Pato. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Ketua Tim Penyusunan Proposal Rekacipta Ekowisata Terpadu Puncak Pato Bukik Marapalam Tanah Datar Welya Roza sebut Puncak Pato sebagai lokalitas orang Minangkabau Sumatera Barat karena di sanalah ditanda tanganinya filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Sebagai orang Minangkabau sudah barang tentu itu harus dikembangkan, dikuatkan dan dioptimalkan dari itu Pemkab Tanah Datar bersama kaum adat MUI dan cadiak pandai pada tahun 2018 lalu mengukuhkan kembali prasasti ini, namun karena keterbatasan dan kemampuan daerah Puncak Pato ini sebagai objek wisata sejarah masih kurang diminati oleh wisatawan baik domestik maupun manca negara,” ucapnya.

Hal itu disampaikannya ketika berdialog dan audiensi dengan Pjs. Bupati Tanah Datar, OPD terkait dan Tokoh Adat di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Rabu (23/10/2024).

Baca Juga: Pemkab Tanah Datar Usulkan 8 Pembangunan Sabo Dam

Dari data Dinas Pariwisata Sumbar pada tahun 2017-2018 pengunjung wisata ke Sumatera Barat pernah mencapai 33.000 orang namun di tahun 2022 hanya 10.000 orang.

“Kita melihat potensi Puncak Pato sangat baik namun kendalanya masih ada seperti sulitnya areal parkir dan masih ada rumput-rumput liar serta muda mudi yang perlu diawasi dan itu juga menyebabkan wisatawan enggan datang,” ujarnya.

Welya dalam rencana upaya pengembangan dan peningkatan destinasi Puncak Pato tersebut maka dalam proposal sebelumnya telah diajukan ke Pemerintah Pusat tersebut dibuat legal model Puncak Pato Terpadu Serebu (Sejarah Reliji Ekonomi dan Budaya) dan saat ini akan diajukan kembali dengan fokus ekonomi hijau, ekonomi biru, penguatan pariwisata dan juga ada bidang kesehatan.

Terkait proposal yang diajukan dikatakannya matching fund dana padanan Pemerintah Pusat untuk mendukung proyek strategis dari lembaga pendidikan tinggi atau kampus.

Baca Juga :  Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar Hari Ini

Sementara itu Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi menyambut baik rencana pengajuan proposal dana padanan Pemerintah Pusat tersebut untuk pengembangan ekowisata Puncak Pato ini.

“Tanah Datar harus menjadi yang terdepan jika kita ingin mengembangkan pariwisata berbasis agama dan budaya dan sumpah satie bukit marapalam itu kan memadukan dua unsur itu, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak mangato Adat mamakai dan itu titik temu yang luar biasa,” ucapnya.

Disampaikan Arry secara nasional pun legal formal falsafah ABS-SBK orang Minangkabau itu diakui negara dan itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022.

Saat ini sudah terkenal Istano Basa Pagaruyung dan jika ingin pengembangan dan memajukan daerah dari sektor pariwisata maka Puncak Pato ini juga tepat karena seiring dan sejalan dengan adat budaya dan agama. (*/jn04)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru