Tingkatkan Daya Saing, Kemenperin Dorong IKM Terapkan ISO 9001:2015    

Penulis -

Rabu, 3 September 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita. (Foto: Kemenperin)

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) meningkatkan kualitas usaha melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) berstandar internasional. Langkah ini diyakini mampu memperkuat kinerja bisnis dan meningkatkan kredibilitas produk di pasar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, penerapan manajemen mutu membuat pelaku IKM lebih konsisten dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

“Manajemen mutu melibatkan seluruh bagian organisasi dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/8).

Lebih dari Sekadar Kualitas Produk

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menegaskan, manajemen mutu tidak hanya mencakup kualitas produk.

SMM juga meliputi budaya organisasi, pengelolaan SDM, proses produksi, hingga upaya peningkatan berkelanjutan.

Menurutnya, penyusunan sistem sebaiknya mengacu pada standar internasional ISO 9001:2015. “Dengan memiliki sertifikasi ISO, IKM akan lebih siap masuk rantai pasok industri besar maupun pasar ekspor,” jelas Reni.

Pengenalan Melalui Lokakarya

Untuk memperkenalkan prinsip SMM, Ditjen IKMA menggelar webinar bertajuk Workshop Awareness ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu yang diikuti 118 pelaku IKM sandang serta stakeholder pendamping usaha.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) dan menghadirkan dua Pembina Industri Ahli Muda, Demas Yogo Pranoto dan Vivin Atika, sebagai narasumber.

“Dengan memahami dan menerapkan standar ini, IKM sandang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, serta membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan,” ujar Reni.

Prinsip-Prinsip ISO 9001:2015

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menambahkan bahwa lokakarya juga membahas klausul ISO 9001:2015, antara lain:

    • Fokus pada kepuasan pelanggan,
    • Kepemimpinan,
    • Keterlibatan personel,
    • Pendekatan berbasis proses,
    • Peningkatan berkelanjutan,
    • Pengambilan keputusan berbasis data,
    • Manajemen relasi.
Baca Juga :  Pj Wako Padang Resmikan Posyandu Kenanga 13

“Kami ingin pelaku IKM memahami konsep manajemen mutu sebelum menerapkannya secara bertahap. Dengan begitu, daya saing usaha akan meningkat,” jelasnya.

Dorong Kemitraan IKM dan Industri Besar

Kemenperin menilai penerapan SMM juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan IKM dengan industri besar maupun sektor ekonomi lainnya.

“Industri sandang memiliki cakupan luas, mulai dari konveksi, fesyen, pakaian olahraga, hingga wastra seperti batik dan tenun. Dengan manajemen mutu, IKM sandang dapat lebih mudah menjalin kemitraan bisnis,” pungkas Budi. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru