Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan

Penulis -

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Selasa (13/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Selasa (13/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang membentuk Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal untuk memperkuat perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pembentukan tim tersebut dipimpin langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (13/10/2026).

Tim ini akan mendorong pemenuhan standar keamanan pangan dan kehalalan produk, mulai dari proses produksi hingga distribusi kepada masyarakat.

Fadly menegaskan, program fasilitasi sertifikasi harus memberikan manfaat nyata bagi konsumen dan pelaku usaha. Menurutnya, sertifikasi tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan persyaratan administratif.

“Keamanan pangan dan sertifikasi halal harus berjalan bersama. Kita ingin produk yang beredar benar-benar aman, higienis, dan terjamin kehalalannya, sehingga masyarakat terlindungi dan produk lokal semakin dipercaya,” ujar Fadly.

Pengawasan Pangan Diperkuat dari Hulu ke Hilir

Pemko Padang ingin memastikan standar keamanan dan kehalalan pangan berlaku di seluruh rantai pasok. Pengawasan tersebut mencakup rumah potong hewan, pemasok, distributor, pasar, hingga produk yang dikonsumsi masyarakat.

Fadly juga menyoroti kondisi tempat pemotongan dan penjualan daging serta ayam yang belum memenuhi standar. Ia mendorong perbaikan drainase, penyediaan fasilitas pemotongan yang layak, serta pengawasan terhadap pelaku usaha.

“Tempat pemotongan harus tertata dan memenuhi standar, dengan solusi relokasi serta fasilitas yang layak jika diperlukan. Kita ingin proses pemotongan yang bersih dan sesuai standar agar hasilnya dapat dipasarkan dengan baik,” katanya.

Untuk mewujudkan perbaikan tersebut, Pemko Padang akan mengkaji penyediaan fasilitas pemotongan yang higienis dan penataan sistem penjualan. Pemerintah juga mendorong penyederhanaan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) agar pelaku usaha lebih mudah mengurus sertifikasi.

Baca Juga :  Pemko Padang Gelar Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Ada Kategori Disabilitas
Sertifikasi Halal UMKM Didukung Pembiayaan dan Pendampingan

Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumatera Barat, Ikrar Abdi, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan tim fasilitasi tersebut.

Ia menjelaskan, dukungan sertifikasi halal dapat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maupun pihak swasta.

“Dukungan mencakup pembiayaan sertifikasi dari APBN, APBD, dan pihak swasta, serta pendampingan pengajuan dan pemenuhan persyaratan, termasuk penyediaan juru sembelih halal bersertifikat,” kata Ikrar.

Dukungan tersebut diharapkan membantu UMKM memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Pendampingan juga menjadi bagian penting agar pelaku usaha memahami prosedur dan standar yang berlaku.

BBPOM Tekankan Perbedaan Sertifikasi dan Pengawasan Produk

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Irwan, mengapresiasi langkah Pemko Padang dalam memperkuat keamanan pangan.

Ia menekankan pentingnya membedakan sertifikasi sebelum produk dipasarkan (pre-market) dengan pengawasan setelah produk beredar (post-market). Kedua aspek tersebut memiliki fungsi berbeda dalam memastikan produk memenuhi ketentuan keamanan pangan.

Irwan juga meminta tim memperjelas sasaran program sertifikasi. Pemerintah perlu menentukan apakah fasilitasi menyasar sarana produksi, seperti usaha pengolahan tahu, tempe, mi, dan kerupuk, atau sarana distribusi yang menyalurkan produk kepada konsumen.

Kejelasan sasaran akan membantu tim menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Langkah ini juga mendukung pembagian peran antarlembaga dalam proses pembinaan dan pengawasan.

Pemko Padang Siapkan Peta Jalan dan Target Pelaksanaan

Fadly meminta tim menyusun peta jalan yang memuat kebutuhan anggaran, target pelaksanaan, serta tahapan perbaikan sistem pangan di Kota Padang.

“Tim ini harus menyusun peta jalan yang jelas, mencakup kebutuhan anggaran dan target pelaksanaan, untuk membangun sistem pangan yang lebih baik. Utamakan pembinaan dan insentif bagi pelaku usaha sebelum mempertimbangkan sanksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemasangan Girder Interchange Lubuk Alung, Tol Padang–Sicincin Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di KM 18+998

Pemko Padang juga mendorong penerapan kebijakan secara bertahap dengan melibatkan koperasi dan pelaku usaha yang siap memenuhi standar. Pendekatan ini diharapkan memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperbaiki proses produksi dan distribusi sebelum pemerintah menerapkan langkah penegakan yang lebih tegas.

Pembentukan tim tersebut turut melibatkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Alfiadi, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. (*)

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Kacamata kepada 30 Siswa
33 Peserta Unjuk Kebolehan di Cabang Qiraat Muratal MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang Revitalisasi RPH Aie Pacah pada 2027, Ini Fasilitas yang Akan Dibenahi
Pertamina Salurkan Bantuan Sembako, Gas LPG dan Pakaian untuk Korban Banjir di Padang
Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Pemko Padang, Minta Hadirkan Perubahan Nyata
Pimpin Monthly Meeting, Fadly Amran Tekankan Percepatan Penanganan Banjir dan Pelayanan Publik
Gandeng Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, Pemko Padang Kejar Zero ATS 2029
Terima Kunjungan Majlis Belia Malaysia, Wako Fadly Amran Jajaki Kerja Sama Ekonomi dan Gastronomi

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:38 WIB

5 Gerakan Leg Day Gym untuk Pemula, Lengkap dengan Tips Mengatasi Nyeri Otot

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Tak Hanya Mempercantik Ruangan, Ini 5 Manfaat Bunga Tulip yang Jarang Diketahui

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kenali 7 Ciri Penyakit Jantung pada Wanita, Jangan Abaikan Gejala Awalnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter

Berita Terbaru