Padang, Javanusa—Kota Padang memiliki potensi besar dalam ketersediaan ikan. Namun, tingkat konsumsi ikan masyarakat masih tergolong rendah.
Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mendorong peningkatan pengolahan pasca tangkap.
Tujuannya agar ikan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah. Tetapi juga diolah secara kreatif dan bernilai tambah. Langkah ini diyakini mampu mendorong pelaku UMKM naik kelas.
Baca Juga: Raker TP-PKK Padang 2025, Ny. Dian Puspita Tekankan Kolaborasi dan Inovasi
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Padang 2025.
Kegiatan ini digelar Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Padang di pelataran parkir GOR Haji Agus Salim, Jumat (2/5).
Menurut Maigus, untuk meningkatkan semangat makan ikan, berbagai kegiatan harus digelar secara berkelanjutan.
Baca Juga: Ny. Dian Puspita: Iskada Komitmen Dukung Pembangunan
Salah satunya lomba masak dalam skala besar, dengan menghadirkan produk olahan ikan yang menarik, bergizi, dan disukai masyarakat.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan lomba ini. Kegiatan ini bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi ikan,” ujarnya.
Ia berharap lomba serupa tidak hanya di tingkat kecamatan. Namun juga diadakan di seluruh kelurahan di Kota Padang.
Baca Juga: Ny. Dian Puspita Fadly Amran Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Pengurus TP-PKK Padang
Konsumsi Ikan Belum Capai Target Nasional
Ketua Forikan Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, menjelaskan capaian konsumsi ikan di Padang.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dirilis BPS, angka konsumsi ikan tahun 2023 tercatat 45,58 kg per kapita per tahun.
Angka tersebut meningkat menjadi 47,86 kg per kapita per tahun pada 2024. Setara dengan konsumsi harian sekitar 124,88 gram per orang.
Baca Juga: Momentum Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah, Pemko Padang Komitmen Cerdaskan Bangsa
“Meski mengalami peningkatan, angka ini masih di bawah target nasional, yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelas Dian.
Untuk mencapai target tersebut, warga perlu mengonsumsi lebih dari 160 gram ikan setiap hari.
Kampanye Gemarikan dan Edukasi Anak Sekolah
Selain lomba masak, kegiatan ini juga dirangkai dengan berbagai acara. Seperti pameran olahan ikan, kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), pembagian olahan ikan kepada siswa sekolah dasar, serta demo masak oleh para chef dan penggiat kuliner.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Reti Wafda, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi, Ketua GOW Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, serta Ketua PKK kecamatan dan unsur lainnya. (*/red)






