Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, meninjau warga terdampak bencana banjir di sejumlah titik di Kota Padang, Minggu (30/10/2025).
Rombongan memulai kunjungan di lokasi pengungsian warga di Masjid Al Hijrah, Jalan Kampung Apa. Selanjutnya, peninjauan ke Perumahan Lumin Park, lalu ke dapur umum yang berada di sebelah Puskesmas Air Dingin. Rombongan juga melihat kondisi Jembatan Surau Gadang yang putus akibat banjir dalam sepekan terakhir.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Titiek Soeharto untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Titiek yang telah hadir mengunjungi warga terdampak banjir di Kota Padang. Selain rumah, jalan, dan bangunan yang rusak, terdapat enam jembatan yang juga terdampak bencana hidrometeorologi ini. Kami berharap dukungan dan solusi agar infrastruktur tersebut dapat segera dibangun kembali,” ujarnya.
Maigus Nasir menambahkan, Pemerintah Kota Padang telah menetapkan status tanggap darurat mulai 28 November hingga 5 Desember 2025. Pada masa ini, Pemko memfokuskan upaya percepatan penanganan banjir, pemulihan akses, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Sementara itu, Titiek Soeharto menyampaikan Bulog menyalurkan bantuan pangan untuk masa tanggap darurat bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan yang disalurkan berupa 34.302.520 kilogram beras dan 6.860.504 liter minyak goreng. Untuk Provinsi Sumatera Barat, dialokasikan sebanyak 6.794.960 kilogram beras dan 1.358.992 liter minyak goreng.
“Hari ini kami bersama Bulog menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Kota Padang. Bantuan ini tidak hanya untuk Kota Padang, tetapi juga untuk wilayah lain di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Kami ingin memastikan bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Titiek. (*/red)






