Tom Lembong Segera Bebas, Presiden Prabowo Keluarkan Surat Abolisi

Penulis -

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR RI setujui abolisi Tom Lembong. Proses hukum segera dihentikan lewat Keppres. (Foto: IG @tomlembong)

DPR RI setujui abolisi Tom Lembong. Proses hukum segera dihentikan lewat Keppres. (Foto: IG @tomlembong)

Jakarta, Javanusa—Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui permintaan abolisi terhadap terdakwa kasus korupsi impor gula, Thomas Trikasih Lembong.

Persetujuan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2025) malam.

“DPR RI telah memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap Surat Presiden Nomor R43/Pres/07/2025 tertanggal 30 Juli 2025 terkait pemberian abolisi kepada saudara Tom Lembong,” ujar Dasco.

Ia menambahkan, DPR juga menyetujui pemberian amnesti kepada 1.116 terpidana, termasuk Hasto Kristiyanto.

“Surat Presiden Nomor 42/Pres/07/2025 berisi usulan pemberian amnesti terhadap 1.116 orang, termasuk saudara Hasto,” jelas Dasco.

Makna Abolisi dan Amnesti dalam Sistem Hukum

Abolisi merupakan hak prerogatif Presiden untuk menghentikan proses hukum terhadap seseorang atau sekelompok orang atas tindak pidana tertentu.

Sementara amnesti adalah pengampunan kolektif yang juga menjadi kewenangan Presiden, dengan pertimbangan dan persetujuan DPR RI.

Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, mengapresiasi keputusan DPR. Menurutnya, keputusan ini menjadi dasar bagi Presiden untuk menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres).

“Kita bersyukur malam ini seluruh fraksi DPR telah menyetujui usulan pemerintah. Selanjutnya, kita menunggu Keppres sebagai landasan hukum pelaksanaannya,” ujar Supratman.

Ia menegaskan, dengan pemberian abolisi, seluruh proses hukum terhadap Tom Lembong dihentikan.

“Konsekuensi dari abolisi adalah seluruh proses hukum dihentikan,” tegasnya.

Presiden Prabowo sebelumnya telah mengirim surat resmi kepada DPR untuk meminta persetujuan atas usulan pemberian abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti bagi Hasto Kristiyanto.

Tom Lembong, mantan Menteri Perdagangan, divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Sementara Hasto divonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI. (*/red)

Baca Juga :  Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Sumber: CNN Indonesia

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru