TP-PKK Pasbar Gencarkan Sosialisasi Zero Dose di Ranah Batahan, Tekankan Pentingnya Imunisasi Balita

Penulis -

Rabu, 8 Oktober 2025 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TP-PKK Kabupaten Pasbar menggencarkan sosialisasi Zero Dose di Kecamatan Ranah Batahan, Selasa (7/10). (Foto: Diskominfo Pasbar)

TP-PKK Kabupaten Pasbar menggencarkan sosialisasi Zero Dose di Kecamatan Ranah Batahan, Selasa (7/10). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, bersama anggota Tim Penggerak PKK melaksanakan Sosialisasi Program Zero Dose di Kecamatan Ranah Batahan, Selasa (7/10).

Kegiatan ini bertujuan mempercepat cakupan imunisasi bagi balita usia 12–59 bulan yang belum pernah menerima imunisasi DPT-HIB.

Program Zero Dose merupakan inisiatif pemerintah pusat yang melibatkan peran aktif TP-PKK di setiap daerah. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk mencegah penyakit menular pada anak.

Dari hasil pemantauan di lapangan, capaian imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Silaping dan Puskesmas Desa Baru masih tergolong rendah.

Di Puskesmas Silaping, dari 50 balita sasaran, baru 5 anak yang telah mendapatkan imunisasi. Sementara di Puskesmas Desa Baru, dari 18 sasaran balita, baru 7 anak yang sudah diimunisasi.

Rendahnya angka tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain, adanya penyakit bawaan pada balita yang menyebabkan penundaan imunisasi, trauma orang tua terhadap vaksin, serta kekhawatiran akan efek samping seperti demam atau pembengkakan di area suntikan.

Sifrowati: Imunisasi Tanggung Jawab Bersama

Dalam arahannya, Ny. Sifrowati Yulianto menegaskan keberhasilan program imunisasi bukan hanya tanggung jawab bidan atau petugas lapangan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh tenaga kesehatan.

“Perlihatkan kinerja kita sebagai tenaga kesehatan, jangan hanya dilimpahkan kepada bawahan. Semua harus bekerja sama. Pemerintah pusat menargetkan 100 persen cakupan imunisasi, dan Pasaman Barat harus mampu mencapainya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada data fiktif dalam pelaporan imunisasi, karena hal itu menyangkut masa depan generasi emas bangsa.

“Mohon kepada orang tua yang balitanya belum diimunisasi agar segera melengkapinya sebelum usia 59 bulan,” tambahnya.

Baca Juga :  Inflasi Sumbar September 2026 Turun Jadi 3,50 Persen, Cabai Merah Picu Inflasi Bulanan
Imunisasi Benteng Pertama Kesehatan Anak

Sementara itu, Ketua Pokja IV TP-PKK Pasbar Dewi Indriani Djusair menekankan imunisasi merupakan kebutuhan dasar anak untuk membangun kekebalan terhadap penyakit menular seperti hepatitis, campak, tetanus, polio, dan TBC.

“Balita sangat rentan terhadap penyakit tersebut. Di Pasaman Barat, kasus TBC masih banyak, bahkan pada lansia. Jika menular ke balita, dampaknya bisa fatal. Karena itu, tenaga kesehatan wajib memeriksa sedikitnya 10 orang di sekitar penderita TBC,” jelas Dewi Indriani.

Ia menambahkan, imunisasi sejak bayi baru lahir merupakan langkah penting dalam memutus rantai penularan penyakit menular di masyarakat.

Plt. Camat Ranah Batahan Ahmad Gan menyampaikan apresiasi kepada TP-PKK Pasbar atas inisiatif dan kepedulian mereka terhadap kesehatan anak di kecamatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada TP-PKK Pasbar yang telah menggelar Sosialisasi Zero Dose ini. Semoga dengan dukungan lintas sektor, target imunisasi di Ranah Batahan dapat tercapai,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru