Dharmasraya, Javanusa—Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat dipimpin Ketua Bidang I Ny. Deslinur dan Sekretaris Ny. Mutmaryeni melakukan penilaian TP PKK Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan berlangsung dalam ajang Lomba Gerak PKK dan Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumbar pada Rabu (20/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian evaluasi tahunan capaian 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Dharmasraya. Tim juga menilai pelaksanaan program pemberdayaan keluarga hingga tingkat dasawisma secara langsung.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya Ny. Hj. Rafnelly Rafki Marlon menyambut kedatangan tim penilai dengan penuh apresiasi.
Ia menilai kader PKK Nagari Sungai Duo bekerja aktif dan konsisten menjalankan program pemberdayaan keluarga.
Ia menegaskan berbagai inovasi PKK mampu menggerakkan pembangunan dari tingkat keluarga. Ia juga mendorong kader untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap TP PKK Dharmasraya dan Dasawisma Nagari Sungai Duo memperoleh penilaian terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi,” ujarnya.
Paparan Inovasi TP PKK Nagari Sungai Duo
Ketua TP PKK Nagari Sungai Duo Ny. Wiza Ali Amran memaparkan berbagai inovasi unggulan yang telah dijalankan. Ia menjelaskan seluruh program berjalan di setiap kelompok kerja PKK secara aktif dan terstruktur.
Pada bidang sekretariat, hadir Sekolah Kader PKK SMART untuk meningkatkan kapasitas kader secara mandiri. Selain itu, SI KARTUN DUO menyajikan media edukasi animasi bagi masyarakat. SRIKANDI PKK juga hadir sebagai sistem digital pelayanan administrasi PKK.
Inovasi di Pokja I hingga Pokja IV
Pada Pokja I, TP PKK menghadirkan MANJA atau Manasik Haji Remaja untuk pembinaan karakter religius generasi muda. Program KATANABA juga berjalan sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Selanjutnya, Pokja II mengembangkan Toko PKK Sungai Duo dan WARKOMIK sebagai pusat ekonomi kreatif masyarakat. Rumah DILAN CANTIK juga hadir untuk pelatihan membatik bagi warga dan pemuda.
Pada Pokja III, program PUSACO mendorong pemanfaatan hasil pertanian keluarga. WARUNG MPOK RISA menguatkan ketahanan pangan melalui arisan sayur. SIPOSA RAMAH BAROKA mengelola sampah rumah tangga berbasis masyarakat.
Sementara itu, Pokja IV menjalankan SELARAS PHBS untuk pola hidup bersih dan sehat. Program POP S fokus pada pencegahan stunting di masyarakat. FBI PITIH CANGOK membantu terapi berhenti merokok, sedangkan CERIA CKG menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis.
Tim penilai TP PKK Provinsi Sumbar kemudian melakukan verifikasi lapangan secara langsung. Mereka memeriksa administrasi, pelaksanaan program, kegiatan dasawisma, serta inovasi unggulan yang berjalan di Nagari Sungai Duo bersama masyarakat. (*/red)






