Tradisi Maarak Saroban Tanpa Basalisiah, Ribuan Warga Padati Lokasi Arak-Arakan

Penulis -

Sabtu, 5 Juli 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan tradisi Maarak Saroban pada Jumat malam (4/7/2025). (Foto: Kominfo Pariaman)

Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan tradisi Maarak Saroban pada Jumat malam (4/7/2025). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Tradisi Maarak Saroban, salah satu prosesi budaya dalam perayaan Tabuik di Kota Pariaman, kembali digelar pada Jumat malam (4/7/2025), bertepatan dengan 8 Muharram 1447 H.

Ribuan warga memadati area perarakan yang melibatkan dua kelompok utama: Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, prosesi Maarak Saroban kali ini berlangsung tanpa momen basalisiah, benturan simbolik yang biasanya menjadi puncak tensi antara kedua kelompok.

Keputusan ini diambil melalui evaluasi bersama antara Tuo Tabuik Pasa, Tuo Tabuik Subarang, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman.

“Untuk malam ini, basalisiah ditiadakan guna menghindari potensi kericuhan. Ini hasil musyawarah bersama pihak terkait,” jelas Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pariaman, Ferialdi.

Ia menambahkan tensi sejak awal rangkaian prosesi cukup tinggi. Selain itu, waktu pelaksanaan antara satu prosesi dan prosesi puncak cukup berdekatan, sehingga perlu pengendalian agar perayaan tetap kondusif.

Makna Maarak Saroban Tetap Terjaga

Meski tanpa konflik simbolik, nilai-nilai filosofis dalam tradisi ini tetap hidup. Maarak Saroban bukan sekadar arak-arakan. Tetapi merupakan peringatan historis terhadap perjuangan cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali, dalam menegakkan keadilan dan melawan kezaliman.

Tokoh masyarakat sekaligus pengamat seni dan pariwisata, Firman Syakri Pribadi alias Adjo Fe, mengapresiasi langkah panitia.

Ia menilai pertunjukan tetap memberikan hiburan yang menarik tanpa kehilangan esensi.

“Tradisi tabuik adalah identitas kolektif masyarakat Pariaman. Ia menyatukan warga dalam semangat silaturahmi, gotong royong, dan solidaritas,” ungkapnya.

Tabuik sebagai Perekat Budaya dan Wisata

Adjo Fe menegaskan tradisi ini harus terus dilestarikan. Selain memperkuat jati diri budaya, tabuik juga memberi manfaat ekonomi dan sosial.

Ia bahkan menyebutnya sebagai momentum pulang kampung bagi warga Pariaman di perantauan.

Baca Juga :  Kampung KB Baringin Sakti Bidik 5 Besar Nasional, Wali Kota Fadly Amran Beri Dukungan Penuh

“Perbedaan pendapat dalam menanggapi tradisi seperti ini wajar saja. Tapi secara pribadi, saya sangat mendukung perayaan tabuik karena dampaknya positif bagi masyarakat,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB