Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Naik 31 Persen, Pergerakan Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat

Penulis -

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus kendaraan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai meningkat menjelang periode mudik Lebaran 2026. (Foto: PT Hutama Karya)

Arus kendaraan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai meningkat menjelang periode mudik Lebaran 2026. (Foto: PT Hutama Karya)

Padangpariaman, Javanusa—Arus kendaraan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai meningkat menjelang periode mudik Lebaran 2026.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 135.924 kendaraan pada 14 Maret 2026, atau naik 31,16 persen dibandingkan kondisi normal.

Kenaikan volume kendaraan terutama terlihat pada ruas tol yang menghubungkan kota-kota besar serta akses menuju kawasan perkotaan.

Peningkatan ini menunjukkan mulai bergeraknya masyarakat yang melakukan perjalanan lebih awal menjelang libur Lebaran, termasuk sebelum diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 Maret 2026.

Berdasarkan data pemantauan Hutama Karya, sejumlah ruas tol mencatat lonjakan trafik yang cukup signifikan. Ruas Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 21.655 kendaraan atau naik 59,89 persen dari kondisi normal.

Sementara ruas Palembang–Indralaya–Prabumulih dilalui 22.464 kendaraan atau meningkat 60,27 persen.

Pada ruas Betung–Tempino–Jambi, tercatat 10.526 kendaraan atau naik 25,35 persen dibandingkan trafik normal. Ruas Pekanbaru–Dumai dilalui 16.859 kendaraan atau meningkat 5,28 persen, sedangkan ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 7.440 kendaraan atau naik 21,29 persen.

Selanjutnya, ruas Indrapura–Kisaran mencatat 10.367 kendaraan atau meningkat 0,81 persen. Pada ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat yang dikelola PT Hutama Marga Waskita, tercatat 25.340 kendaraan atau meningkat 24,67 persen dibandingkan kondisi normal.

Untuk ruas Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) tercatat 11.818 kendaraan atau naik 23,55 persen. Sementara itu, ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat peningkatan tertinggi dengan 7.555 kendaraan atau naik 128,04 persen dibandingkan trafik normal.

Di sisi lain, beberapa ruas mengalami penurunan trafik. Ruas Bengkulu–Taba Penanjung dilalui 1.900 kendaraan atau turun 7,05 persen, sedangkan Padang–Sicincin mencatat 2.857 kendaraan atau turun 13,89 persen dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga :  PSP Padang Libas PSLA Sicincin 6-1 di Liga 4 Sumbar, Comeback Gemilang di Stadion H Agus Salim

Selain ruas yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol yang difungsionalkan sementara selama periode mudik Lebaran. Pada 14 Maret 2026, ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) mencatat 3.418 kendaraan, sedangkan ruas Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencatat 5.409 kendaraan.

Secara keseluruhan, trafik pada ruas tol yang dioperasikan secara fungsional mencapai 8.827 kendaraan pada periode tersebut.

Hutama Karya menyatakan pemantauan arus kendaraan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan selama periode mudik.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.

Pengendara juga disarankan memanfaatkan rest area apabila merasa lelah selama perjalanan. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera dapat diakses melalui akun resmi Hutama Karya Toll Road serta aplikasi HK Toll Apps. (*/red)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru