Transplantasi Hati Ketiga RSUP Fatmawati Berhasil, Biaya Ditanggung BPJS Kesehatan

Penulis -

Senin, 13 April 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Javanusa—RSUP Fatmawati kembali melaksanakan transplantasi hati ketiga pada 9 April 2026.

Prosedur ini dilakukan pada pasien dengan sirosis hati akibat hepatitis B, sekaligus menjadi bagian dari penguatan layanan transplantasi organ di dalam negeri.

Tindakan medis dilakukan menggunakan metode living donor liver transplantation, dengan donor berasal dari anak kandung pasien.

Pendekatan ini digunakan sebagai alternatif di tengah keterbatasan donor organ, sekaligus melibatkan peran keluarga dalam proses penanganan medis.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono menyampaikan pengembangan layanan transplantasi dalam negeri menjadi prioritas pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di RSUP Fatmawati, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, transplantasi hati merupakan terapi definitif bagi pasien dengan penyakit hati kronik.

Ia juga menyebutkan penguatan layanan domestik bertujuan mengurangi kebutuhan pasien untuk berobat ke luar negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Dante menjelaskan bahwa biaya transplantasi sekitar Rp600 juta dan seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Skema ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pengembangan layanan transplantasi di RSUP Fatmawati dilakukan secara bertahap. Salah satunya melalui kerja sama dengan Seoul National University Hospital (SNUH) dalam peningkatan kapasitas tenaga medis.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Fatmawati, dr. Muhammad Azhari Taufik, menyampaikan penguatan sistem layanan terus dilakukan untuk mendukung pelaksanaan transplantasi organ di Indonesia.

Ia menyebutkan upaya tersebut bertujuan menyediakan layanan transplantasi yang dapat diakses di dalam negeri dengan standar medis yang terus ditingkatkan.

Ke depan, layanan transplantasi organ diharapkan dapat berkembang lebih luas dan menjangkau lebih banyak pasien di berbagai daerah.

Informasi ini disampaikan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Kesehatan Dipersingkat, Layanan Pasien Tak Boleh Dibeda-bedakan

Masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [kontak@kemkes.go.id](mailto:kontak@kemkes.go.id) untuk informasi lebih lanjut. (*/red)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB