Tukang Selingkuh Bisa Berubah? Ini Penjelasan Psikologis dan Cara Menghentikannya

Penulis -

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasangan selingkuh. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi pasangan selingkuh. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Seseorang yang berulang kali berselingkuh belum tentu akan mengulangi perilaku yang sama selamanya. Namun, perubahan tidak cukup hanya dengan penyesalan atau janji untuk setia.

Perselingkuhan merupakan perilaku kompleks yang dapat muncul karena berbagai faktor psikologis. Karena itu, pasangan yang menghadapi perselingkuhan berulang perlu melihat penyebab di balik perilaku tersebut.

Mengapa seseorang berulang kali selingkuh?

Perselingkuhan tidak selalu muncul karena hubungan yang buruk. Dalam sejumlah kasus, masalah justru berkaitan dengan kondisi psikologis dan cara seseorang memandang dirinya sendiri.

Linda Hatch, Ph.D., psikolog klinis sekaligus anggota American Psychological Association, menjelaskan bahwa seseorang dapat mencari hubungan lain ketika merasa terintimidasi oleh pasangannya.

Kondisi itu bisa muncul ketika pasangan dianggap lebih sukses, lebih menarik, atau memiliki pencapaian yang jauh lebih tinggi. Perasaan minder kemudian mendorong seseorang mencari orang lain yang membuat dirinya merasa lebih unggul atau dihargai.

Merasa tidak mendapatkan penghargaan

Alasan lain yang dapat mendorong perselingkuhan adalah anggapan bahwa pasangan tidak menghargai dirinya secara utuh.

Seseorang mungkin merasa pasangannya hanya mencintai karena faktor tertentu, seperti kondisi ekonomi. Ia kemudian mencari orang lain yang dianggap mampu menghargai kepribadian, humor, perhatian, atau kelebihan lain dalam dirinya.

Namun, anggapan tersebut belum tentu sesuai dengan kenyataan. Bisa saja pasangan sebenarnya memberikan penghargaan secara penuh, tetapi individu tersebut gagal mengenalinya.

Dalam kondisi seperti ini, persoalannya dapat berkaitan dengan rasa percaya diri yang rendah. Karena itu, perselingkuhan tidak otomatis menunjukkan bahwa pasangan memiliki kekurangan.

Dorongan seksual yang sulit dikendalikan

Pada sebagian orang, perselingkuhan juga berkaitan dengan dorongan seksual yang sangat kuat dan sulit dikendalikan.

Ketika seseorang tidak mampu mengendalikan dorongan tersebut, ia dapat terus mencari hubungan seksual baru meski sudah memiliki pasangan. Bahkan, pengalaman ketahuan atau konsekuensi sebelumnya belum tentu menghentikan perilaku tersebut.

Baca Juga :  Rekrutmen PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra10) - Customer Service

Kondisi seperti ini membutuhkan perhatian yang berbeda karena masalah utamanya bukan sekadar ketidaksetiaan dalam hubungan.

Apakah tukang selingkuh benar-benar bisa berubah?

Orang yang berulang kali berselingkuh tetap memiliki kemungkinan untuk berubah. Namun, perubahan membutuhkan kesadaran terhadap akar masalah dan kemauan untuk mengubah pola perilaku.

Permintaan maaf setelah perselingkuhan tidak cukup menjadi bukti bahwa seseorang telah berubah. Begitu pula rasa bersalah setelah menyakiti pasangan belum tentu mampu mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Langkah penting justru dimulai dengan memahami alasan seseorang memilih perselingkuhan. Apakah karena rasa minder, kebutuhan akan pengakuan, masalah dalam hubungan, atau ketidakmampuan mengendalikan dorongan tertentu?

Menurut psikolog klinis dan konseling Jay Kent-Ferraro, Ph.D., pertanyaan tersebut lebih penting daripada sekadar mempertanyakan apakah seorang tukang selingkuh dapat berubah.

Perubahan dimulai dari mengenali akar masalah

Seseorang yang menyadari dirinya merasa minder terhadap pasangan, misalnya, perlu menghadapi persoalan tersebut secara langsung.

Komunikasi yang lebih terbuka dapat menjadi salah satu langkah. Pengembangan diri juga dapat membantu membangun rasa percaya diri tanpa harus mencari validasi melalui hubungan dengan orang lain.

Dengan memahami pemicu perselingkuhan, seseorang memiliki peluang lebih besar untuk mengubah pola pikir dan perilakunya.

Perubahan memang tidak selalu mudah. Seseorang perlu mengenali pola yang berulang, memahami emosinya, serta bertanggung jawab atas keputusan yang telah dibuat.

Konseling dapat membantu menghentikan pola perselingkuhan

Jika seseorang kesulitan menemukan penyebab perilakunya sendiri, konseling psikologis dapat menjadi pilihan.

Psikolog atau terapis dapat membantu mengidentifikasi pola pikir, emosi, dan perilaku yang mendorong seseorang kembali berselingkuh. Pendekatan tersebut juga dapat membantu individu membangun strategi untuk menghadapi pemicu tanpa kembali mengkhianati pasangan.

Baca Juga :  Tempo Scan Pacific Tbk Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Buruan Daftar!

Jadi, pertanyaan apakah tukang selingkuh bisa berubah tidak memiliki jawaban mutlak. Perubahan sangat bergantung pada kesadaran, kemauan, serta kesediaan seseorang untuk menghadapi akar masalahnya.

Tanpa upaya tersebut, janji untuk tidak mengulangi perselingkuhan berisiko hanya menjadi ucapan tanpa perubahan perilaku yang nyata. (*)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB