Tunisia vs Jepang di Piala Dunia 2026 Jadi Laga Bersejarah ke-1.000, Perebutan Tiket 32 Besar Makin Sengit

Penulis -

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Jepang. (Foto: FIFA.com)

Timnas Jepang. (Foto: FIFA.com)

Javanusa.com—Tunisia dan Jepang akan menjadi bagian dari catatan penting dalam sejarah sepak bola dunia saat bertemu pada laga Grup F Piala Dunia FIFA 2026 di Monterrey Stadium, Meksiko, Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB.

Pertandingan ini tercatat sebagai laga ke-1.000 sejak turnamen Piala Dunia pertama kali digelar pada 1930.

Di balik nilai historis tersebut, kedua tim juga membawa misi besar untuk menjaga peluang melangkah ke Babak 32 Besar.

Jepang mengoleksi satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda, sedangkan Tunisia datang dengan tekanan lebih besar usai kalah telak 1-5 dari Swedia.

Laga ke-1.000 Piala Dunia Jadi Sorotan

Pertemuan Tunisia dan Jepang mendapat perhatian khusus karena menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan panjang Piala Dunia. Momen ini tidak hanya penting bagi turnamen, tetapi juga bagi para pemain yang terlibat di dalamnya.

Kapten Tunisia, Ellyes Skhiri, mengaku bangga bisa tampil dalam pertandingan yang memiliki makna simbolis tersebut.

“Berpartisipasi dalam pertandingan ke-1.000 Piala Dunia merupakan sesuatu yang sangat simbolis. Bermain di Piala Dunia selalu menjadi kehormatan dan mimpi yang menjadi kenyataan, tetapi tampil dalam laga ke-1.000 menjadikannya sangat istimewa,” ujar Skhiri.

Menurutnya, pertandingan itu menjadi pengingat akan warisan besar Piala Dunia yang telah menghadirkan banyak pemain dan laga legendaris selama hampir satu abad.

Tunisia Cari Kebangkitan Bersama Herve Renard

Sementara itu, Tunisia berusaha segera bangkit setelah hasil buruk pada pertandingan pertama. Tim berjuluk Elang Carthage kini memasuki era baru di bawah pelatih asal Prancis, Herve Renard.

Renard menegaskan fokus utama timnya adalah memperbaiki performa dan memaksimalkan waktu persiapan sebelum menghadapi Jepang.

“Untuk saat ini kami harus fokus pada diri sendiri. Kami masih memiliki beberapa hari untuk mempersiapkan tim. Ini adalah Piala Dunia dan saya memahami betapa besarnya gairah yang mengelilingi turnamen ini. Tantangan itulah yang membuat saya datang,” kata Renard.

Baca Juga :  Hasil Jerman vs Pantai Gading 2-1: Deniz Undav Cetak Brace, Der Panzer Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Kemenangan menjadi target penting bagi Tunisia agar peluang lolos dari fase grup tetap terbuka.

Jepang Waspadai Motivasi Tinggi Lawan

Di kubu Jepang, pelatih Hajime Moriyasu memperkirakan Tunisia akan tampil jauh lebih agresif dibanding laga sebelumnya. Kehadiran pelatih baru dinilai dapat memberikan energi tambahan bagi lawan mereka.

“Tunisia memiliki pelatih baru dan saya memperkirakan mereka akan bermain dengan intensitas tinggi untuk menebus kekalahan pada pertandingan pertama. Kami tidak boleh pasif menghadapi situasi itu. Kami harus siap secara mental dan berjuang lebih keras untuk meraih kemenangan,” ujar Moriyasu.

Pelatih Samurai Biru itu juga menyampaikan kebanggaannya karena Jepang menjadi salah satu tim yang tampil dalam pertandingan bersejarah ke-1.000 Piala Dunia.

Rekor Pertemuan Masih Berpihak kepada Jepang

Jika melihat catatan pertemuan, Jepang memiliki modal yang cukup meyakinkan. Kedua negara pernah bertemu pada fase grup Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang.

Saat itu, Samurai Biru menang 2-0 melalui gol Hiroaki Morishima dan Hidetoshi Nakata. Hasil tersebut menjadi salah satu momen penting karena mengantar Jepang menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Pertemuan terbaru terjadi pada Kirin Challenge Cup 2023. Jepang kembali menunjukkan dominasinya dengan kemenangan 2-0 atas Tunisia.

Dengan rekor pertemuan yang lebih baik serta posisi klasemen yang lebih menguntungkan, Jepang sedikit diunggulkan.

Namun, kebutuhan Tunisia untuk meraih poin penuh diperkirakan membuat laga ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia ini berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit pertama. (*/red)

Berita Terkait

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League
Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra
Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026
Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama
MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin
Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026
Porprov XVI Sumbar 2026: Padang Kokoh di Puncak Klasemen Sementara dengan 79 Emas
Balap Sepeda Payakumbuh Raih 1 Emas dan 2 Perak Porprov Sumbar 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru