Payakumbuh, Javanusa—Kompetisi Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025 dinilai menjadi bagian penting dari upaya pembinaan sepak bola berkelanjutan di daerah, tidak hanya dalam mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.
Penilaian tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta pada penutupan resmi Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025 yang digelar di GOR M. Yamin, Kubu Gadang, Selasa (16/12/2025) malam.
Ia menilai pelaksanaan kompetisi berjalan dengan baik, tertib, dan lancar sejak awal hingga penutupan.
Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta mengapresiasi peran orang tua atlet, pelatih, serta seluruh tim yang konsisten mendukung dan mendampingi para atlet dalam menekuni olahraga sepak bola.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga semangat dan perkembangan atlet muda.
Ia menegaskan, Liga Askot PSSI memiliki makna strategis sebagai wadah pembinaan sepak bola di Kota Payakumbuh.
Kompetisi ini tidak semata-mata bertujuan melahirkan juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang dibutuhkan atlet dalam jangka panjang.
“Melalui liga ini kita membentuk atlet yang disiplin, tangguh, menjunjung sportivitas, kebersamaan, serta sikap saling menghormati,” kata Zulmaeta.
Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan, baik di bidang olahraga maupun kehidupan sosial.
Menurut Zulmaeta, sepak bola juga mengajarkan nilai persatuan yang harus dijaga bersama. Nilai tersebut, katanya, tidak hanya berlaku saat bertanding di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga melalui penguatan fasilitas, penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan, serta pengembangan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.
Ia berharap Liga Askot PSSI Payakumbuh mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah, baik di tingkat regional maupun nasional.
Kepada seluruh tim dan atlet yang telah berkompetisi, Zulmaeta berpesan agar hasil pertandingan dijadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Pesan tersebut ditujukan baik kepada tim yang berhasil meraih juara maupun yang masih dalam proses meraih prestasi.
“Selamat kepada yang juara, dan yang belum berhasil tetap semangat berlatih. Mudah-mudahan di liga-liga berikutnya bisa menuai hasil yang lebih baik,” pungkasnya. (*/red)






