UMKM Naik Kelas, Hazel Handmade Padang Buktikan Kreativitas Bisa Jadi Ekonomi Hijau

Penulis -

Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Yuliani Elza mampu merangkai kain flanel, manik-manik, dan sisa spanduk bekas menjadi barang bernilai ekonomi. (Foto: Diskominfo Padang)

Ade Yuliani Elza mampu merangkai kain flanel, manik-manik, dan sisa spanduk bekas menjadi barang bernilai ekonomi. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Di sudut rumah sederhana di Jalan Parak Jambu, Gg. Jambu XV No.2, Tunggul Hitam, tangan-tangan terampil Ade Yuliani Elza bergerak lincah merangkai kain flanel, manik-manik, dan sisa spanduk bekas.

Dari ruangan mungil itu, lahir berbagai karya unik yang membawa nama Hazel Handmade, sebuah usaha rumahan yang kini menjadi inspirasi banyak pelaku UMKM di Kota Padang.

Berdiri sejak 2018, Hazel Handmade bermula dari kecintaan Ade terhadap dunia kerajinan tangan. Produk pertama yang ia buat hanyalah gantungan awan flanel berisi dakron.

Namun berkat ketekunan dan kreativitasnya, kini Hazel Handmade menghasilkan beragam produk bernilai seni dan ekonomi tinggi, seperti gantungan karakter flanel, bunga hias, tunjuk mengaji, celengan rumah, hingga tempat pensil dari bahan daur ulang.

“Saya memulai semuanya dari rumah, dengan alat seadanya. Tapi saya percaya, kalau dikerjakan dengan hati dan konsisten, hasilnya pasti akan mengikuti,” tutur Ade sambil tersenyum hangat saat ditemui Rabu (15/10/2025).

Daur Ulang jadi Ciri Khas dan Daya Saing Produk

Keunikan Hazel Handmade terletak pada bahan utamanya. Banyak produknya berasal dari barang daur ulang seperti gulungan spanduk bekas, karpet plastik, kardus, dan kaleng rokok.

Di tangan Ade, semua itu berubah menjadi karya fungsional dan estetis seperti celengan rumah mungil, tempat pensil, hingga gantungan karakter lucu.

Dalam sepekan, Hazel Handmade mampu memproduksi celengan tabung tiga lusin, celengan rumah lima buah, gantungan handphone lima lusin, tunjuk ngaji tiga lusin, gantungan foto lima buah, tempat pensil tiga lusin, dan tempat jarum pentul dua lusin.

Produk-produk Hazel Handmade kini bisa ditemui di Swalayan Budiman, toko alat tulis depan SD 09 Air Pacah, serta di beberapa sekolah TK seperti TK Telkom, TK Fadila Amal 3, dan TK Al-Qilbi. Bahkan, hasil karyanya telah menembus pasar mancanegara seperti Singapura, Australia, dan Malaysia.

Baca Juga :  Klinik Medikids Wakaf Hadir di Padang

“Setiap kali ada pesanan dari luar negeri, rasanya seperti mimpi. Siapa sangka, karya dari rumah kecil di Padang bisa dikenal sampai ke negara lain. Alhamdulillah, pelanggan bisa menghubungi langsung lewat WhatsApp di 0821 3855 5368, atau lewat akun media sosial saya di Instagram dan Facebook: @hazel_handmade, juga di Shopee: shopee.co.id/arjunaharraz,” ucapnya bangga.

UMKM Naik Kelas 

Perkembangan Hazel Handmade tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan UKM, yang membina usaha ini dalam kerangka Program Unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas.

Lewat program tersebut, Ade mendapatkan berbagai pelatihan dan pendampingan mulai dari pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga promosi produk di berbagai pameran lokal.

“Saya sangat bersyukur bisa dibina oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang. Lewat program UMKM Naik Kelas, saya belajar banyak hal baru, mulai dari cara memasarkan produk hingga membuat toko online. Sekarang penjualan saya meningkat dan pelanggan semakin banyak,” ungkap Ade.

Ruang Belajar Kreatif untuk Anak Sekolah

Selain berproduksi, Hazel Handmade kini juga menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekolah yang ingin membuat kerajinan tangan. Ade membuka pintu bagi siswa TK dan SD untuk datang langsung ke tempat produksinya. Semua bahan dan alat disediakan, sementara ia membimbing mereka membuat prakarya dengan cara menyenangkan.

“Saya ingin anak-anak tahu bahwa kreativitas itu bisa datang dari mana saja, bahkan dari barang bekas. Dari situ mereka belajar menghargai proses dan mencintai lingkungan,” ujarnya lembut.

Dengan harga produk yang terjangkau mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 200.000, Hazel Handmade tidak hanya membantu perekonomian keluarga, tapi juga menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat sekitar.
Kreativitas Lokal yang Menembus Batas

Kini, Hazel Handmade telah menjadi contoh nyata UMKM kreatif Kota Padang yang sukses naik kelas. Dari rumah sederhana, karya Ade Yuliani Elza berhasil melampaui batas lokal, membuktikan bahwa semangat, kreativitas, dan dukungan pemerintah bisa melahirkan kisah luar biasa.

Baca Juga :  Kantor Kementerian Haji dan Umrah Hadir di Bukittinggi, Pelayanan Terpusat di MPP

“Harapan saya sederhana. Semoga semakin banyak pelaku UMKM di Padang yang berani bermimpi besar. Kalau kita mau belajar dan berinovasi, tak ada yang mustahil,” tutup Ade dengan senyum penuh keyakinan. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB