Jakarta, Javanusa—Undangan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menjadi pengalaman tak terlupakan bagi sejumlah petani dan buruh.
Bagi mereka, kesempatan tersebut bukan sekadar menghadiri perayaan kemerdekaan, tetapi juga bentuk penghargaan atas profesi yang selama ini mereka jalani.
Darim Juanda, petani asal Karawang, tak pernah membayangkan dirinya mendapat undangan langsung untuk mengikuti upacara kemerdekaan di Istana Merdeka pada 17 Agustus.
Selama 14 tahun, Darim mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan. Karena itu, undangan dari Presiden Prabowo membuatnya merasa haru sekaligus bangga.
“Perasaan saya begitu mendapat surat undangan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia sangat terharu. Bahkan, saya tidak menyangka sekali bahwa saya akan mendapat undangan di hari kemerdekaan di istana negara,” ujar Darim.
Kesempatan tersebut juga membuat Darim berharap pemerintah terus memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian. Ia ingin kondisi kehidupan petani di Indonesia semakin baik.
Darim pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang memilihnya sebagai salah satu perwakilan petani dari Kabupaten Karawang.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mengundang kami sebagai wakil para petani di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Karawang. Indonesia Merdeka! Merdeka! Merdeka!” ucapnya.
Pengalaman serupa dialami Nuroni, petani Karawang berusia 57 tahun. Lebih dari tiga dekade ia menjalani kehidupan sebagai petani sebelum akhirnya memperoleh kesempatan menghadiri acara kenegaraan di Istana.
Nuroni mengaku terkejut ketika menerima undangan tersebut. Ia juga merasa bangga karena terpilih dari sekian banyak petani untuk hadir dalam perayaan kemerdekaan.
“Pertama ya, saya mendapat undangan itu kaget, karena nggak nyangka lah seumur hidup saya ini dapat undangan dari Presiden. Yang keduanya saya bangga, karena mungkin saya terpilih di antara para petani,” kata Nuroni.
Buruh Sebut Undangan Prabowo seperti Mendapat Hadiah
Kebahagiaan juga dirasakan Bambang Edi Nurudin. Buruh yang bekerja di kawasan Jakarta Timur itu telah menjalani profesinya selama lebih dari 23 tahun.
Undangan Presiden Prabowo untuk menghadiri upacara di Istana membuat Bambang merasa mendapat pengalaman yang sangat istimewa. Ia bahkan menggambarkan undangan tersebut seperti memperoleh hadiah.
“Alhamdulillah banget ini, senang nih. Kayak dapat doorprize saja ini,” ujarnya.
Bambang berharap pemerintah juga memberikan kesempatan serupa kepada pekerja dari berbagai daerah. Menurutnya, pengalaman menghadiri upacara di Istana menjadi momen yang akan selalu ia kenang bersama keluarga.
Ia pun berencana menceritakan pengalaman tersebut kepada istri dan anak-anaknya. Bambang menilai kesempatan itu mungkin hanya datang sekali sepanjang hidupnya.
“Ke istri dong, istri-anak kan, mungkin ini, mungkin sekali-kalinya mungkin seumur hidup ini, nantinya nggak bakal dapat undangan lagi, mungkin yang lain, mungkin ini sebuah momen yang, sebuah kebanggaan lah buat kami, khususnya buat kami pribadi, baru sekali ini dapat undangan,” ucapnya.
Sarip Mujianto Bawa Kebanggaan untuk Keluarga
Cerita penuh haru lainnya datang dari Sarip Mujianto. Buruh yang mulai bekerja sejak 2010 itu menilai undangan Presiden Prabowo menunjukkan perhatian terhadap kelompok pekerja.
Sarip menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena memberikan kesempatan kepada kaum buruh untuk menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan di Istana.
“Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto yang sudah perhatian kepada kaum buruh,” ungkapnya.
Bagi Sarip, keluarga menjadi pihak pertama yang ingin ia beri tahu mengenai pengalaman tersebut. Terlebih, kedua orang tuanya berada di kampung dan ia ingin membagikan kebanggaan itu kepada mereka.
“Yang pertama pastinya keluarga, orang tua yang sudah, kebetulan keluarga orang tua juga di kampung, ini kebanggaan buat mereka, dan ini kebanggaan buat istri, dan ini pertama, saya ada undangan di Istana Negara, semenjak Presiden Prabowo terpilih,” tuturnya.
Undangan kepada para petani dan buruh tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi mereka. Kehadiran di Istana pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memberi ruang bagi masyarakat dari berbagai profesi untuk ikut merasakan perayaan kenegaraan. (*/BPMI Setpres)






