Vaksinasi PMK Tahap Kedua Dimulai, Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Gratis untuk Ternak

Penulis -

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memeriksa kesehatan hewan ternak. (Foto: Diskominfo Padang)

Petugas memeriksa kesehatan hewan ternak. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali mempercepat upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan memulai vaksinasi tahap kedua bagi ternak sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Sebanyak 700 dosis vaksin gratis disediakan untuk peternak guna memperkuat kekebalan ternak sekaligus menekan risiko penyebaran PMK di daerah tersebut.

Program vaksinasi PMK tahap kedua resmi dimulai pada Rabu (1/7/2026) di Kantor Dinas Pertanian Kota Padang. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan mempertahankan produktivitas sektor peternakan.

Dinas Pertanian Kota Padang mengimbau peternak segera memanfaatkan layanan tersebut karena jumlah vaksin yang tersedia terbatas.

Vaksin hanya diberikan kepada ternak yang sehat, sementara pemilik ternak wajib membawa identitas diri saat mengikuti pelayanan.

Selain itu, seluruh proses pemeriksaan kesehatan ternak dilakukan oleh tim pelayanan, dan hasil penilaian tim menjadi dasar pemberian vaksin.

Realisasi Vaksinasi Capai 1.300 Dosis

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengatakan Kota Padang memperoleh alokasi 3.000 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sepanjang 2026.

Hingga awal Juli, sebanyak 1.300 dosis telah disuntikkan kepada ternak di 10 kecamatan. Hanya Kecamatan Padang Barat yang tidak menjadi lokasi vaksinasi karena tidak memiliki populasi sapi.

“Dari target 3.000 dosis pada tahun ini, hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 1.300 dosis vaksin PMK. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh dokter hewan dari Bidang Kesehatan Hewan dan tim Puskeswan yang sebelumnya telah melakukan survei lokasi kandang di seluruh wilayah Kota Padang,” ujar Yoice.

Prioritaskan Sapi Betina

Yoice menjelaskan vaksinasi lebih diprioritaskan bagi sapi betina karena memiliki peran penting dalam mempertahankan dan meningkatkan populasi ternak.

Baca Juga :  Kementan Perkuat Industri Vaksin Nasional, Produk Unggas Indonesia Tembus 29 Negara

Meski demikian, sapi jantan tetap dapat memperoleh vaksin selama tidak mendekati masa pemotongan untuk kebutuhan Iduladha. Pada kondisi tersebut, vaksin dinilai tidak lagi memberikan manfaat yang optimal.

“Fokus utama vaksinasi memang untuk sapi betina karena berkaitan dengan upaya pengembangbiakan ternak. Namun, sapi jantan juga tetap dapat divaksin. Target vaksinasi yang diberikan pemerintah provinsi ini kami upayakan selesai seluruhnya paling lambat pada September 2026,” katanya.

Vaksin PMK Tingkatkan Imunitas Ternak

Menurut Yoice, vaksin PMK berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh ternak sehingga lebih siap menghadapi infeksi. Vaksinasi juga membantu mempercepat proses pemulihan apabila ternak terpapar penyakit tersebut.

Ia menambahkan, meskipun PMK tergolong penyakit yang mudah menular, angka kematiannya relatif rendah apabila kondisi kesehatan ternak tetap terjaga.

“Kami mengimbau para peternak agar tidak takut memvaksin ternaknya. Vaksin ini akan meningkatkan imunitas sehingga ternak lebih tahan terhadap serangan PMK. Jika ada ternak yang terpapar, biasanya proses pemulihannya juga lebih cepat apabila daya tahan tubuhnya baik,” tutur Yoice.

Pemerintah Kota Padang berharap pelaksanaan vaksinasi PMK tahap kedua mampu memperluas perlindungan terhadap hewan ternak.

Dengan kesehatan ternak yang terjaga, produktivitas peternakan diharapkan tetap meningkat sekaligus mendukung perekonomian para peternak di Kota Padang. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru