Tanah Datar, Javanusa—Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyerahkan bantuan alsintan Tanah Datar secara simbolis kepada 38 kelompok tani, Rabu (24/12/2025).
Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani lokal.
Penyerahan berlangsung di Bengkel Alsintan Dinas Pertanian Tanah Datar, Cubadak, Kecamatan Lima Kaum. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani, menyebutkan bantuan berasal dari APBN dan APBD Kabupaten Tanah Datar.
Bantuan tersebut disalurkan ke kelompok tani di Kecamatan X Koto, Lintau Buo, Batipuh, Lima Kaum, Sungai Tarab, dan Tanjung Emas.
Rincian Bantuan Alsintan
Menurut Sri Mulyani, bantuan dari APBN merupakan aspirasi anggota DPR RI Kartika Sandra Desi dan Alex Indra Lukman. Total bantuan meliputi 27 unit pompa air dan 55 unit handsprayer.
“Dari APBD Tanah Datar juga disalurkan 11 unit mesin potong rumput serta enam unit handsprayer,” kata Sri Mulyani. Ia menegaskan bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani penerima.
Efisiensi Anggaran, Pemda Cari Peluang ke Pusat
Wabup Ahmad Fadly menyatakan bantuan alsintan Tanah Datar merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tanah Datar. Pemerintah daerah, kata dia, aktif mencari peluang bantuan ke pemerintah pusat di tengah efisiensi anggaran.
“Efisiensi anggaran berdampak pada pembangunan daerah, sehingga kita harus kreatif mencari dukungan dari pusat,” ujar Ahmad Fadly. Ia bersyukur bantuan dapat direalisasikan melalui dukungan anggota DPR RI.
Dorong Petani Manfaatkan Program MBG
Ahmad Fadly menekankan bantuan alsintan bukanlah akhir dari upaya pemerintah daerah. Pemkab Tanah Datar akan terus memperjuangkan bantuan serupa, khususnya untuk sektor pertanian.
Ia juga mengajak petani memanfaatkan peluang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Menurutnya, petani Tanah Datar berpotensi menjadi penyuplai bahan pangan untuk program tersebut.
“Manfaatkan lahan tidur agar produktif. Jika kita mampu memasok kebutuhan MBG, ekonomi petani tentu akan meningkat,” ujarnya.
Turut hadir Camat Lima Kaum Beni Oriza, Kabid Dinas Pertanian Wel Embra, para penyuluh lapangan, serta jajaran Dinas Pertanian Tanah Datar. (*/red)






