Solsel, Javanusa—Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel) H. Yulian Efi menegaskan pentingnya disiplin kerja, peningkatan kinerja. Serta pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel sebagai pondasi utama untuk mewujudkan visi Solok Selatan Maju dan Sejahtera.
Menurutnya, visi dan misi daerah harus menjadi arah yang dijalankan secara konkret, bukan hanya menjadi slogan formalitas.
Oleh karena itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjalankan tugas dengan integritas tinggi, profesionalisme, dan loyalitas terhadap kepentingan masyarakat.
Yulian menyoroti pengelolaan anggaran harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran.
Ia meminta agar evaluasi terhadap efektivitas belanja publik dilakukan secara rutin guna mencegah pemborosan serta memastikan program yang dijalankan benar-benar berdampak.
“Kita perlu memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Ini menjadi kunci utama dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya, Senin (30/6/2025).
Langkah tersebut dinilai strategis untuk memastikan setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam program-program prioritas.
Ketahanan Keluarga sebagai Pilar Pembangunan
Dalam momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Yulian juga membacakan amanat Menteri Pembangunan Keluarga yang menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama bangsa.
Tema nasional “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas” dinilai sejalan dengan program prioritas daerah dalam membangun ketahanan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus berkolaborasi dengan TP-PKK, Dinas P2KBP3A, serta para pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan keluarga.
Program pemberdayaan perempuan, pencegahan stunting, dan perlindungan anak menjadi bagian dari strategi holistik yang terus digalakkan.
“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Yulian.
Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan Daerah
Wabup juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Solok Selatan.
Ia menyebutkan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing generasi muda di masa depan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung sektor pendidikan, baik dari sisi sarana maupun sumber daya manusia, agar anak-anak Solsel siap berkontribusi dalam pembangunan lokal maupun nasional. (*/red)






