Padang, Javanusa—Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dinilai tim penilai Lomba KAN Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024, Selasa (20/8/2024). Penilaian dilakukan di Kantor KAN setempat.
Kedatangan tim penilai disambut oleh Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Habibul Fuadi bersama jajaran pengurus KAN Lubuk Kilangan, para penghulu, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh adat, tokoh pemuda, unsur Forkopimda, anggota DPRD Padang, serta instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Habibul Fuadi mengatakan Pemko Padang menetapkan KAN Lubuk Kilangan mewakili Kota Padang karena dinilai mampu menjadi yang terbaik dalam ajang Lomba KAN Terbaik Tingkat Sumbar 2024.
“Kehidupan bernagari di Lubuk Kilangan yang mencerminkan Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) terjaga dengan baik selama ini,” ujar Habibul dalam sambutannya mewakili Pj Wali Kota.
Habibul mengungkapkan, KAN Lubuk Kilangan telah menempatkan diri pada posisi yang seharusnya. Banyak rintangan dilalui, namun dapat diselesaikan dengan baik.
Mulai dari kelembagaan KAN, kemampuan kompetensi dalam penyelesaian masalah, baiknya hubungan antar lembaga serta tingginya aktivitas dan upaya dalam mempertahankan dan melestarikan budaya dalam penyelenggaraan adat. Sehingga upaya-upaya yang dilakukan KAN Lubukkilangan ini patut diapresiasi.
”Kami atas nama Pemko Padang mengucapkan selamat dan sukses kepada KAN Lubuk Kilangan yang mewakili Kota Padang. Semoga KAN Lubuk Kilangan bisa menjadi KAN terbaik di tingkat Sumbar,” tutur Habibul.
Kabag Kesra Setdako Padang Jasman mengatakan salah satu keunggulan KAN Lubuk Kilangan ini adalah kehidupan bernagari di Lubuk Kilangan berjalan dengan baik.
“Nagari Lubuk Kilangan ini menjadi salah satu magnet urbanisasi orang-orang datang ke Kota Padang. Mereka datang dengan berbagai latar belakang. Mulai budaya, karakter, kebiasaan hidup, watak, tingkah laku dan lainnya. Itu semua hampir tidak kita temukan di nagari-nagari lain. Di tengah tantangan yang luar biasa itu, KAN Lubuk Kilangan bisa mempertahankan nilai-nilai ABS-SBK. Dengan keunggulan itu, kita berharap KAN Lubuk Kilangan bisa menjadi yang terbaik di Sumbar,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Amriman mengatakan lomba KAN Berprestasi Tingkat Sumbar bertujuan untuk melihat jalannya organisasi KAN, bagaimana penyelenggaraan adat istiadat masih dilestarikan dan terpelihara dengan baik sesuai ABS-SBK.
Selain itu, juga untuk melihat bagaimana pengelolaan kekayaan nagari, penataan administrasi KAN serta hubungan kerja pemerintahan nagari, Bamus dan lembaga lainnnya. Sehingga keberadaan KAN betul-betul dirasakan oleh ninik mamak, penghulu dan anak nagari.
Adapun aspek-aspek yang dinilai adalah aspek kelembagaan, penyelenggaraan adat, kompetensi dan aspek kerja sama antar lembaga.
Amriman menambahkan, tim penilai lomba beranggotakan Ketua Bundo Kanduang Sumbar, Tim Konsolidasi Adat Sumbar, Dewan Pembina Nagari Adat Sumbar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar. (jn01)






