Diantaranya mulai dari membuat program kampung iklim (green villages), melakukan tes gas emisi terhadap kendaraan-kendaraan yang umurnya lebih 10 tahun ke atas serta membuat instalasi gas metan (gas sampah) yang diproses menjadi gas kebutuhan rumah tangga dengan dipusatkan di TPA Air Dingin.
Selanjutnya juga mengubah transportasi umum di Kota Padang dari banyak angkot dan bus kota beralih menjadi Bus Trans Padang.
Selain itu melakukan penghijauan dengan penanaman pohon-pohon dan membuat kegiatan dalam rangka mengurangi gas methane CO2 seperti Car Free Day di setiap hari Minggu.
“Dan masih banyak lagi upaya yang telah dan akan kita lakukan tentunya,” papar Wako Hendri Septa yang disambut antusias hadirin saat itu.
Wako Hendri Septa juga menyampaikan beberapa harapan. Diantaranya meminta kota-kota anggota UCLG ASPAC (United City Local Goverment Asia-Pacific) untuk membuat climate action plans pada kota masing-masing demi mengurangi terjadinya perubahan iklim ekstrim.
“Semoga pemerintah pusat di masing-masing negara bisa mendukung climate action plan di setiap kota di negaranya. Begitu pula menggunakan teknologi yang mutakhir demi mencegah climate change serta melibatkan pemerintah daerah dalam rancangan program-program pencegahan climate change,” imbuhnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






