Padang Panjang, Javanusa—Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meminta agar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur fokus pada penguatan ketahanan pangan, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan UMKM.
Hal ini disampaikan Wako Hendri saat membuka Musrenbang secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (4/2/2026). Ia menekankan agar anggaran dialokasikan untuk kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Wako Hendri menegaskan, setiap kelurahan dan RT harus mengutamakan infrastruktur dasar seperti sanitasi, irigasi, dan jalan.
“Saya tidak ingin anggaran ini digunakan untuk bedah rumah. Utamakan sanitasi, irigasi, dan perbaikan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Setiap kelurahan dan RT harus memiliki kegiatan yang menghasilkan produk,” jelasnya.
Selain itu, Wako mendorong RT untuk mengelola lahan ketahanan pangan, seperti menanam cabai, terong, bawang, serta beternak ayam atau produksi telur.
“Hasilnya nanti bisa diperjualbelikan sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi RT dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Wako Hendri berharap kegiatan yang direncanakan pada 2027 mendatang dapat memberikan dampak nyata.
“Saya harap kegiatan yang kita laksanakan ke depan benar-benar berguna dan berdampak langsung bagi warga,” tutupnya.
Lurah Ganting Siapkan Usulan Prioritas Ketahanan Pangan
Lurah Ganting, Andra Daswara, menyampaikan usulan Musrenbang kali ini didominasi kegiatan fisik, seperti pembangunan trotoar, rehabilitasi jalan, MCK, saluran irigasi, dan drainase.
“Namun sesuai arahan Wali Kota, kami akan lebih memprioritaskan ketahanan pangan. Masyarakat Ganting juga membutuhkan lahan untuk kegiatan tersebut, baik menanam cabai maupun beternak, sesuai arahan Bapak Wali Kota,” jelas Andra.
Musrenbang Ganting dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako, Ade Nafrita Anas, Kepala Bappeda, Putra Dewangga, Camat Padang Panjang Timur, Wira Jaya Septikha, perwakilan OPD terkait serta unsur masyarakat. (*/red)






