Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Anniversary ke-23 Komunitas Sinar Pagi Sport Community (SPSC) yang digelar di Hotel Rangkayo Basa, Minggu (18/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Padang itu dimanfaatkan untuk mendorong peran komunitas olahraga dalam mewujudkan kota sehat dan bersih.
Perayaan Anniversary ke-23 SPSC berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara diisi hiburan, pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur, serta permainan Kim dengan beragam hadiah.
Fadly Amran mengapresiasi konsistensi SPSC yang selama 23 tahun aktif mengajak masyarakat menjalani pola hidup sehat.
Menurutnya, kegiatan jalan pagi yang rutin dilakukan SPSC berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas kesehatan warga Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat kebijakan kota sehat. Upaya itu dilakukan melalui penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok, pembenahan sanitasi lingkungan, dan peningkatan infrastruktur dasar.
“Kami meminta dukungan SPSC untuk bersama-sama mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat. Saat ini penegakan Perda Rokok kami perketat, sanitasi dibenahi, dan infrastruktur terus ditingkatkan,” ujar Fadly.
Fadly juga menilai anggota SPSC memiliki posisi strategis karena rutin beraktivitas di pagi hari. Ia berharap komunitas tersebut turut membantu pengawasan kebersihan lingkungan.
“SPSC ini yang paling sering berjalan pagi dan melihat langsung kondisi kota. Kami berharap bisa ikut mengawasi kebersihan dan melaporkan jika ada warga yang membuang sampah sembarangan,” katanya.
Fadly Amran menegaskan target Pemko Padang untuk kembali meraih Piala Adipura. Berdasarkan evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), nilai Kota Padang saat ini mencapai 74,6.
Angka tersebut hanya terpaut 0,4 poin dari ambang batas standar Adipura. Menurut Fadly, dukungan masyarakat dan komunitas menjadi faktor kunci untuk menutup selisih nilai tersebut.
Ketua Panitia Anniversary SPSC, Havid Datuk Rangkayo Basa, menyampaikan peringatan tahun ini digelar secara sederhana. Langkah itu diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah.
“Kegiatan kami isi dengan santunan anak yatim, pertandingan olahraga, dan hiburan kebersamaan keluarga besar komunitas. Momentum ulang tahun ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga membawa manfaat sosial dan memperkuat solidaritas,” ujar Havid. (*/red)






