Wali Kota Pariaman Apresiasi Pengembalian TKD untuk Daerah Terdampak Bencana

Penulis -

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Alokasi Tambahan TKD 2026 melalui zoom meeting di Ruang Kerja Wali Kota, Rabu (21/1/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Alokasi Tambahan TKD 2026 melalui zoom meeting di Ruang Kerja Wali Kota, Rabu (21/1/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman Yota Balad mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Alokasi Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 serta pemanfaatan belanjanya, termasuk alokasi anggaran untuk rumah rusak akibat bencana.

Rapat tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera, melalui zoom meeting dari Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Rabu (21/1/2026).

Rakor ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Kepala BPBD Ferry Ferdian Bagindo Putera, Kepala Bappeda Adi Junaidi, Plt Kepala BPKPD Willy Firmadian, Plt Kepala Dinas PUPRP Riko Jamal, serta Kabag Pemerintahan Yulia.

Dalam arahannya, Tito Karnavian menyampaikan Presiden Prabowo Subianto menyetujui pengembalian Transfer Keuangan Daerah untuk tiga provinsi di Sumatera yang sebelumnya direncanakan mengalami pemotongan. Ketiga provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Tito, pengembalian itu setara dengan alokasi TKD 2025 setelah efisiensi anggaran sebesar Rp10,6 triliun. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana.

Untuk Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari 19 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi Desember 2025, sebelumnya 16 daerah menerima TKD sebesar Rp2,45 triliun. Pada tahun anggaran 2026, alokasi TKD untuk seluruh daerah di Sumbar meningkat menjadi Rp2,63 triliun.

Selain itu, Tito Karnavian juga memaparkan data tingkat kerusakan rumah korban bencana di Sumatera Barat berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan BNPB.

Rumah rusak ringan tercatat sebanyak 2.732 unit menurut PKP dan 6.725 unit menurut BNPB. Untuk rusak sedang, PKP mencatat 812 unit, sementara BNPB mencatat 2.954 unit. Adapun rumah rusak berat tercatat 2.252 unit menurut PKP dan 2.993 unit menurut BNPB.

Baca Juga :  Telkom University Buka Peluang Beasiswa untuk ASN Kota Pariaman

Terkait skema bantuan, Tito menjelaskan rumah rusak ringan akan mendapat dukungan Rp15 juta per kepala keluarga, sedangkan rusak sedang Rp30 juta per kepala keluarga. Untuk rumah rusak berat, pemerintah akan menyiapkan hunian sementara atau memberikan bantuan melalui BNPB, Kementerian Sosial, serta kementerian terkait lainnya, sambil menunggu pembangunan hunian tetap.

Menanggapi kebijakan tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pengembalian TKD bagi daerah terdampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyetujui pengembalian TKD Kota Pariaman setelah efisiensi anggaran, serta kepada Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang turut memperjuangkan agar dana tersebut kembali ke daerah terdampak,” ujar Yota Balad.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota terus terjalin kuat agar kebijakan fiskal dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi lintas pemerintahan sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
(*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB