Wali Kota Pariaman Paparkan Data Kerusakan Bencana Hidrometeorologi ke Mendagri

Penulis -

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat Rakor secara daring bersama Mendagri Tito Karnavian dari ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026). (Foto: Kominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat Rakor secara daring bersama Mendagri Tito Karnavian dari ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman Yota Balad memaparkan data kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya pada Desember 2025.

Data tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) secara daring bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dari ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026).

Rapat ini diikuti seluruh kepala daerah di Sumatera Barat sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera. Prioritas utama diarahkan pada warga yang rumahnya rusak berat dan sedang agar segera menerima bantuan.

Namun, Tito mengingatkan bahwa penyaluran bantuan harus berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah diminta segera menetapkan data kerusakan melalui keputusan kepala daerah.

Menurut Tito, data rumah rusak ringan, sedang, dan berat harus disahkan secara formal. Data tersebut kemudian disampaikan kepada gubernur untuk diteruskan ke BNPB dan Kementerian Sosial.

“Tanpa data yang jelas, bantuan tidak bisa disalurkan. Ini penting agar proses pemulihan berjalan tepat sasaran,” ujar Tito dalam rakor tersebut.

Menanggapi arahan tersebut, Wako Yota Balad memaparkan kondisi terkini dampak bencana hidrometeorologi di Kota Pariaman. Bencana banjir, hujan intensitas tinggi, dan angin kencang menyebabkan kerusakan signifikan di sejumlah sektor.

55 Rumah Rusak, 10 Rusak Berat

“Total rumah yang terdampak sebanyak 55 unit, dengan 10 rumah dalam kondisi rusak berat,” kata Yota Balad.

Selain permukiman warga, sektor pendidikan juga terdampak. Tiga SMP mengalami kerusakan, dengan satu sekolah saat ini menggunakan penyangga agar bangunan tidak roboh.

Tiga PAUD juga terdampak dan sedang dalam proses rehabilitasi.

Infrastruktur Putus dan Jembatan Gantung Terancam

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur jalan kabupaten/kota. Tiga titik jalan dilaporkan putus dan masuk kategori rusak berat sehingga belum dapat diperbaiki.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Nagari Berbasis Potensi Lokal, Pemkab Dharmasraya Luncurkan Program OVOP

Yota Balad juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap perbaikan jembatan gantung. Jembatan tersebut menjadi akses vital anak-anak menuju sekolah.

Selain itu, normalisasi Sungai Batang Mangor sepanjang 14 kilometer dinilai mendesak untuk mencegah banjir berulang.

800 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

Bencana hidrometeorologi ini turut berdampak pada sektor pertanian. Sekitar 800 hektare lahan pertanian warga mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.

Kerusakan tersebut mengancam mata pencaharian petani dan berpotensi memicu penurunan produksi pangan lokal.

Yota Balad berharap melalui rakor ini, pemerintah pusat segera menyalurkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Bantuan tersebut dibutuhkan untuk perbaikan rumah warga, fasilitas pendidikan, infrastruktur jalan, jembatan, lahan pertanian, dan normalisasi sungai.

“Pemulihan cepat sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dan roda ekonomi kembali bergerak,” ujar Yota Balad. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB