Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman, Yota Balad meresmikan pembukaan Wahana Dino Planet di Hall GOR Rajo Bujang, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (28/9/2025).
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. Yosnely Balad, Sekretaris Disdikpora Kota Pariaman Firdaus, Camat Pariaman Tengah Raswan Azmi beserta istri, Lurah Karan Aur, serta perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara yang telah memilih Kota Pariaman sebagai lokasi wahana. Menurutnya, kehadiran Dino Planet memberikan warna baru dalam destinasi wisata kota.
“Kami mengucapkan terima kasih karena Pariaman dipilih sebagai lokasi wahana hiburan sekaligus edukasi bagi anak-anak. Ini sejalan dengan visi misi pemerintah menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata, kreatif, maju, berbasis budaya dan agama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah mendukung penuh investasi di sektor pariwisata, baik dari investor lokal maupun luar daerah.
“Kita patut bersyukur, kehadiran wahana ini tidak hanya memberi hiburan tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Selain pantai dan wisata alam, kini ada alternatif lain yang bisa dinikmati warga,” jelasnya.
Penanggung Jawab Wahana Dino Planet, Cut Sufia Nabilla, menjelaskan Pariaman dipilih karena lokasinya strategis dan dekat dengan objek wisata unggulan, seperti pantai.
“Wahana ini berlangsung selama sebulan, mulai 28 September hingga 27 Oktober 2025, setiap hari pukul 11.00–22.00 WIB,” terangnya.
Ia memaparkan, Dino Planet menghadirkan replika dinosaurus untuk spot foto, mulai dari Tyrannosaurus Rex hingga Brontosaurus. Selain itu, tersedia wahana interaktif seperti dino walk, kereta api mini, motor riding, hingga playground.
Untuk tiket masuk, Rp 30 ribu pada hari Senin–Jumat dan Rp 35 ribu pada akhir pekan. “Anak usia di bawah dua tahun dengan tinggi maksimal 80 cm tidak dikenakan biaya alias gratis,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak penyelenggara juga menyediakan papan edukasi tentang dinosaurus agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar. “Selain replika, ada juga satwa hidup seperti burung dan reptil. Kami berharap ini bisa menjadi sarana hiburan sekaligus menambah pengetahuan anak-anak,” tutupnya. (*/red)






