Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Sekolah dan Kebutuhan Dasar

Penulis -

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Kemenhaj)

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Kemenhaj)

Aceh, Javanusa—Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kembali menyalurkan bantuan banjir Aceh Tamiang dengan fokus pemulihan sekolah dan kebutuhan dasar warga terdampak.

Bantuan disalurkan bersama relawan Matahari Pagi Indonesia ke sejumlah titik terdampak banjir dan longsor. Program ini menyasar siswa dan keluarga yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

Aceh Tamiang sebelumnya dilanda banjir dan longsor pada November 2025 yang merusak fasilitas pendidikan dan permukiman warga.

Sejumlah sekolah dilaporkan mengalami kerusakan dan sempat menghentikan aktivitas belajar. Pemerintah dan relawan kini mempercepat pemulihan sarana dasar.

Bantuan Fokus ke Sekolah

Wamenhaj bersama tim menyalurkan bantuan di SDN 1 Kuala Simpang dan beberapa sekolah lain. Bantuan meliputi perlengkapan sekolah, sembako, pakaian layak pakai, hingga material bangunan. Distribusi dilakukan langsung ke lokasi terdampak.

“Hari ini saya berada di SDN 1 Kuala Simpang. Kebetulan saya pernah bersekolah di sini saat SD. Kami membagikan alat sekolah untuk murid terdampak banjir,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (1/2/2026).

Ia menyebut dukungan pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar anak tidak terhenti lama. Karena itu, paket tas, buku, alat tulis, dan sepatu disalurkan dalam jumlah besar.

Tim gabungan menyalurkan ribuan paket sembako dan paket alat sekolah. Bantuan juga mencakup matras, ratusan dus makanan siap saji, serta pakaian layak pakai. Selain itu, relawan membawa alat bangunan untuk perbaikan fasilitas.

Menurut Dahnil, sejumlah wilayah tidak bisa dijangkau alat berat. Karena itu, bantuan alat kerja manual menjadi penting untuk mempercepat perbaikan.

TNI dan Relawan Perbaiki Sekolah Terdampak

Personel TNI terlibat langsung dalam perbaikan sekolah rusak. Mereka bekerja menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop di area yang sulit diakses. Kolaborasi ini mempercepat pemulihan ruang belajar.

Baca Juga :  Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Perkuat Layanan Jemaah Haji Indonesia di Makkah

“Di lokasi ini banyak bapak-bapak TNI yang membenahi sekolah. Alat berat tidak bisa masuk, jadi mereka bekerja manual. Alhamdulillah kondisinya sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Matahari Pagi Indonesia juga menyerahkan tambahan alat bangunan untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Koordinasi dilakukan bersama aparat setempat.

Jangkau Sekolah di Wilayah Sulit Akses

Penyaluran bantuan berikutnya menargetkan sekolah lain di Aceh Tamiang. Tim menggunakan data lapangan dari aparat TNI yang bertugas di zona terdampak. Skema ini membantu distribusi lebih tepat sasaran.

Wamenhaj memastikan bantuan tidak berhenti di satu titik. Ia menegaskan pemulihan pendidikan menjadi perhatian utama dalam fase tanggap lanjut.

Wamenhaj menegaskan pemerintah mendorong percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana. Sinergi dilakukan bersama TNI, Polri, relawan, dan pemerintah daerah. Fokus pemulihan mencakup Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.

“Kami berharap masyarakat percaya pemerintah terus bekerja maksimal. Presiden meminta proses recovery dipercepat,” kata Dahnil.

Kunjungan ke Aceh Tamiang ini menjadi kali kelima dilakukan Wamenhaj sejak bencana terjadi. Selain menyalurkan bantuan, ia memantau langsung perkembangan pemulihan.

Sebelum ke Aceh Tamiang, Wamenhaj mengunjungi Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ia bertemu warga dan berdialog dengan masyarakat setempat. Kunjungan itu sekaligus bernuansa personal karena merupakan daerah kelahirannya.

Ia berharap bantuan dan gotong royong lintas unsur mempercepat pemulihan. Dengan begitu, aktivitas belajar dan ekonomi warga bisa kembali berjalan normal. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru