Bekasi, Javanusa—Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik dalam pengadaan program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, pemerintah harus cepat meluruskan isu yang berkembang agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Kalau tidak kita jelaskan secara utuh, masyarakat akan terus mencari,” ujar Agus Jabo saat kegiatan klarifikasi pengadaan Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Sabtu (9/5/2026).
Agus Jabo menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang harus dijaga dari berbagai bentuk gangguan, termasuk potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
“Karena ini program prioritas Presiden, tidak boleh ada satu orang pun yang mengganggu, baik itu secara teknis maupun penyelewengan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Inspektorat Jenderal melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terkait isu dugaan markup harga pengadaan sepatu serta perlengkapan Sekolah Rakyat. Isu itu sebelumnya menjadi perhatian publik.
Pembahasan meliputi penyusunan spesifikasi teknis, mekanisme pemilihan penyedia, dasar pagu anggaran, hingga tahapan pengadaan Tahun Anggaran 2026.
Audit Internal Akan Diserahkan ke Aparat Penegak Hukum
Inspektur Bidang Penunjang, S. Hartanto, menjelaskan proses pengadaan telah melalui tahapan kualifikasi dan benchmarking. Tim juga mengacu pada studi pembanding di Sekolah Taruna Nusantara untuk memastikan kesesuaian spesifikasi kebutuhan.
Sejalan dengan itu, Agus Jabo mengatakan Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah mengarahkan pembentukan tim khusus untuk melakukan audit internal secara mendalam.
“Saya minta hasil investigasi ini dilakukan secara mendalam, karena nanti akan kita serahkan ke aparat penegak hukum,” katanya.
Ia menargetkan investigasi pengadaan tersebut segera rampung. “Minggu depan harus sudah clear terkait investigasi pengadaan ini,” ujarnya.
Wamensos Ajak Pegawai Tetap Solid
Menutup arahannya, Agus Jabo mengapresiasi seluruh jajaran pegawai yang telah bekerja dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar tetap solid dan bekerja sesuai aturan.
“Kita harus solid, bekerja sesuai aturan, dan tetap bekerja dengan riang gembira,” pungkasnya. (*/red)






