Warga Padang Sarai Sepakat Jaga Kerukunan Pascainsiden Rumah Doa

Penulis -

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Padang Sarai sepakat menjaga kerukunan usai insiden rumah doa. (Foto: Diskominfo Padang)

Warga Padang Sarai sepakat menjaga kerukunan usai insiden rumah doa. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang memfasilitasi pertemuan lintas tokoh dan institusi guna meredam ketegangan sosial pascainsiden di rumah doa RT 02/RW 09 Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Koto Tangah, Rabu malam (30/7/2025), menghasilkan kesepakatan bersama bahwa peristiwa yang terjadi pada 27 Juli lalu bukan konflik agama, suku, maupun ras, melainkan murni persoalan sosial dan miskomunikasi.

Hadir dalam pertemuan itu unsur Forkopimda, FKUB, Kemenag Padang, tokoh masyarakat Nias. Ketua Pemuda Padang Sarai, PGI Wilayah Sumbar, LPM, serta Niniak Mamak Nan X Suku.

Kehidupan Rukun Lebih dari 30 Tahun

Tokoh masyarakat Nias Padang Sarai, Yusman Hulu, menyampaikan masyarakat Nias telah hidup damai dan berdampingan selama lebih dari tiga dekade.

“Kami hidup rukun, tidak pernah ada konflik atau diskriminasi. Justru terjalin persaudaraan tanpa memandang suku atau agama,” ujar Yusman.

Ketua PGI Wilayah Sumbar, Danil Marpaung, juga mengungkapkan kerukunan antarumat beragama di Kota Padang selama ini berjalan sangat baik.

Bukan Konflik Agama, Tapi Miskomunikasi

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan persoalan ini perlu diselesaikan secara damai dan hukum.

“Ini bukan konflik SARA, melainkan diskomunikasi. Pernyataan bersama ini menjadi bukti soliditas warga dan upaya menjaga ketertiban,” katanya.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi.

“Jangan sampai terjadi perpecahan. Aktivitas warga harus tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Sementara Dandim 0312/Padang, Letkol Inf Ferry Adianto, mendorong agar penyelesaian melalui jalur kekeluargaan dan hukum.

“Jika ada pelanggaran hukum, harus diproses sesuai aturan,” katanya.

Rekonsiliasi dan Dialog Rutin

Ketua FKUB Kota Padang, Prof. Salmadanis, menegaskan pentingnya membangun kembali kepercayaan dan perdamaian antarwarga.

Baca Juga :  Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang, Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai Segera Dibangun

“Warga Nias dan Minang telah lama hidup rukun. Kejadian ini tidak boleh merusak hubungan yang sudah terjalin. FKUB mengusulkan pertemuan berkala untuk memperkuat rekonsiliasi,” ujarnya.

Isi Kesepakatan Bersama

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan pernyataan bersama oleh tokoh masyarakat dan Forkopimda. Poin utama dalam kesepakatan itu antara lain:

    1. Peristiwa pada 27 Juli merupakan masalah sosial, bukan konflik SARA.
    2. Warga berkomitmen menjaga kerukunan dan menghargai keberagaman.
    3. Mendorong penyelesaian persoalan secara musyawarah.
    4. Menolak segala bentuk ujaran kebencian dan diskriminasi.
    5. Menjaga komunikasi yang santun antarumat beragama.
    6. Aktif dalam kegiatan sosial yang mempererat silaturahmi. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB